Ikuti Kami :

Disarankan:

OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut Perkuat Akses Pembiayaan Petani Kentang, Dorong Ekosistem Agribisnis Terintegrasi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 13:41 WIB
OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut Perkuat Akses Pembiayaan Petani Kentang, Dorong Ekosistem Agribisnis Terintegrasi
OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut Perkuat Akses Pembiayaan Petani Kentang, Dorong Ekosistem Agribisnis Terintegrasi. Foto: Istimewa

OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut memperkuat akses keuangan bagi petani kentang melalui pengembangan ekosistem pembiayaan terintegrasi.

GARUT, NewsTasikmalaya.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong penguatan akses keuangan bagi petani kentang melalui pengembangan ekosistem pembiayaan terintegrasi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Akses Keuangan untuk Pengembangan Komoditas Unggulan Kentang dalam Mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah Kabupaten Garut Tahun 2026 yang digelar di Taman Teknologi Pertanian, Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut itu menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Kabupaten Garut, Dinas Pertanian, lembaga jasa keuangan, perusahaan penjaminan, BPJS Ketenagakerjaan, koperasi, offtaker, kelompok tani, hingga pelaku usaha sektor pertanian.

FGD tersebut bertujuan mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi petani kentang, memetakan kebutuhan pembiayaan, penjaminan, dan perlindungan asuransi pertanian, serta merumuskan skema pembiayaan yang mampu menghubungkan seluruh pelaku dalam rantai nilai agribisnis kentang dari hulu hingga hilir.

Petani Tidak Hanya Butuh Modal, Tapi Juga Perlindungan dan Kepastian Pasar

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati yang diwakili Asisten Manajer OJK Tasikmalaya, Putu Arya Wirasetyanta mengatakan, akses keuangan menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian, khususnya komoditas unggulan daerah seperti kentang.

Menurutnya, OJK melalui TPAKD terus mendorong terbentuknya ekosistem pembiayaan yang tidak hanya memberikan akses modal usaha, tetapi juga dukungan penjaminan, perlindungan asuransi, serta kepastian pasar bagi para petani.

“Melalui ekosistem pembiayaan terintegrasi, petani tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga dukungan penjaminan, perlindungan asuransi, dan kepastian pasar. Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan sektor pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Putu Arya.

Garut Miliki Potensi Besar sebagai Sentra Kentang Nasional

Kabupaten Garut dikenal sebagai salah satu sentra hortikultura nasional dengan komoditas kentang sebagai produk unggulan yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Namun demikian, pengembangan sektor ini masih menghadapi sejumlah tantangan.

Beberapa kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan akses pembiayaan formal bagi petani, berakhirnya Program UPLAND yang selama ini menjadi salah satu sumber dukungan pembiayaan, serta belum optimalnya integrasi rantai pasok agribisnis kentang dari sektor produksi hingga pemasaran.

Kondisi tersebut dinilai perlu segera diatasi melalui kolaborasi lintas sektor agar petani memperoleh dukungan yang lebih komprehensif dalam menjalankan usaha pertaniannya.

Kolaborasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Bagian Perekonomian Daerah Kabupaten Garut, Rina, mengapresiasi inisiatif OJK Tasikmalaya yang berhasil mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam satu forum diskusi strategis.

Menurutnya, kentang merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah apabila didukung oleh sistem pembiayaan dan pemasaran yang kuat.

“Pemerintah Kabupaten Garut menyambut baik inisiatif OJK melalui pelaksanaan FGD ini. Melalui kolaborasi pemerintah, lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis dapat memperkuat ekosistem agribisnis kentang, meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkap Rina.

Strategi Pengembangan Ekonomi Daerah

Melalui FGD tersebut, OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut dan seluruh anggota TPAKD berkomitmen menyusun sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi dasar pelaksanaan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED).

Rekomendasi tersebut mencakup identifikasi permasalahan pengembangan komoditas kentang, pemetaan kebutuhan pembiayaan, penyusunan skema pembiayaan terintegrasi, hingga penyusunan langkah tindak lanjut yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

Dengan adanya kolaborasi tersebut, diharapkan ekosistem agribisnis kentang di Kabupaten Garut semakin kuat, akses keuangan petani semakin luas, produktivitas pertanian meningkat, serta mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement