Ikuti Kami :

Disarankan:

OJK Tasikmalaya Edukasi 80 Pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 41, Dorong Budaya Menabung dan Waspada Judol

Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:17 WIB
OJK Tasikmalaya Edukasi 80 Pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 41, Dorong Budaya Menabung dan Waspada Judol
OJK Tasikmalaya Edukasi 80 Pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 41, Dorong Budaya Menabung dan Waspada Judol. Foto: Istimewa

OJK Tasikmalaya memberikan edukasi keuangan kepada 80 pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 Kota Tasikmalaya dalam rangkaian Hari Indonesia Menabung 2026.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus mendorong penguatan literasi keuangan sejak usia sekolah. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi kepada pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 Kota Tasikmalaya dalam rangkaian peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026.

Kegiatan edukasi keuangan tersebut digelar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 Kota Tasikmalaya, Rabu (19/8/2026). Sebanyak 80 pelajar jenjang SD, SMP, dan SMA mengikuti kegiatan yang dikemas secara interaktif dan disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, OJK Tasikmalaya tidak hanya mengajak pelajar membangun kebiasaan menabung, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengelola uang secara bijak serta mengenali berbagai risiko keuangan, termasuk bahaya judi online (judol).

Para pelajar diajak memahami sejumlah kebiasaan sederhana dalam mengelola keuangan. Mulai dari mengatur uang saku, membedakan kebutuhan dan keinginan, menyisihkan uang untuk ditabung, hingga memahami pentingnya perencanaan keuangan untuk mendukung pencapaian cita-cita.

Asisten Manajer Kantor OJK Tasikmalaya, Andriani Alfiah Kurnia, menekankan bahwa kebiasaan keuangan yang sehat perlu dibangun sejak usia sekolah.

Menurutnya, cita-cita seorang anak tidak hanya membutuhkan semangat belajar, tetapi juga perlu ditunjang kemampuan mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

“Cita-cita tidak hanya membutuhkan semangat untuk belajar, tetapi juga perlu didukung dengan kebiasaan merencanakan keuangan. Mulailah dari hal sederhana: atur uang saku, sisihkan untuk menabung, dan jangan mudah menghabiskan uang hanya karena mengikuti keinginan,” ujar Andriani.

OJK Tasikmalaya Ingatkan Pelajar Bahaya Judi Online

Selain memperkuat budaya menabung, edukasi OJK Tasikmalaya juga diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan pelajar terhadap praktik judi online.

Pelajar diberikan pemahaman bahwa judi online dapat dikemas dengan tampilan yang menyerupai permainan daring sehingga berpotensi membuat pengguna, khususnya anak-anak dan remaja, tidak menyadari risiko yang ada.

OJK mengenalkan sejumlah ciri yang perlu diwaspadai. Di antaranya permainan yang meminta pengguna melakukan deposit atau top up untuk mendapatkan peluang memperoleh uang atau hadiah bernilai uang.

Selain itu, tawaran keuntungan secara cepat serta dorongan untuk terus mempertaruhkan uang setelah mengalami kekalahan juga menjadi tanda yang perlu diperhatikan.

Andriani mengingatkan agar pelajar tidak mudah tergiur dengan tampilan permainan yang menarik maupun janji mendapatkan uang dalam waktu singkat.

“Kalau sebuah game meminta kita mempertaruhkan uang dengan harapan mendapatkan uang yang lebih besar berdasarkan hasil permainan atau keberuntungan, itu sudah menjadi tanda yang harus diwaspadai. Jangan sampai keinginan mendapatkan uang secara instan justru merusak masa depan,” tambahnya.

Menurut OJK Tasikmalaya, pemahaman tersebut penting diberikan sejak dini agar pelajar memiliki kemampuan mengenali risiko sebelum menggunakan atau berinteraksi dengan berbagai layanan keuangan dan aktivitas digital.

Sekolah Dukung Edukasi Keuangan bagi Pelajar

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 Kota Tasikmalaya, Heri Haerudin, menyambut baik pelaksanaan edukasi keuangan yang diberikan OJK Tasikmalaya.

Ia menilai pendidikan kepada pelajar tidak cukup hanya berfokus pada aspek akademik. Kecakapan mengelola keuangan dan kemampuan mengambil keputusan secara bijak juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan anak.

“Kami mendukung edukasi keuangan seperti ini karena anak-anak tidak hanya perlu dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga kecakapan hidup. Pemahaman mengelola uang dan mengenali bahaya judi online penting agar mereka mampu mengambil keputusan yang lebih baik untuk masa depannya,” ujar Heri.

Kegiatan edukasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai pentingnya literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda.

Dengan pemahaman yang diberikan sejak bangku sekolah, pelajar diharapkan mampu menerapkan kebiasaan sederhana seperti menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung dan membuat prioritas pengeluaran.

Perkuat Budaya Menabung Sejak Dini

Melalui rangkaian Hari Indonesia Menabung 2026, OJK Tasikmalaya terus memperkuat edukasi keuangan kepada masyarakat, termasuk kalangan pelajar.

Budaya menabung dinilai perlu dikenalkan sejak dini karena dapat membentuk kebiasaan mengatur keuangan secara lebih disiplin. Kebiasaan tersebut juga diharapkan membuat generasi muda lebih mampu membedakan kebutuhan dengan keinginan serta tidak mudah mengambil keputusan finansial secara impulsif.

Di sisi lain, pemahaman mengenai risiko judi online menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan keuangan pelajar di tengah perkembangan teknologi digital.

OJK Tasikmalaya berharap edukasi yang diberikan kepada 80 pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 Kota Tasikmalaya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan turut disampaikan kepada lingkungan keluarga maupun teman sebaya.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cakap mengelola keuangan, gemar menabung, bijak menggunakan uang, serta mampu mengenali dan menghindari aktivitas keuangan ilegal, termasuk judi online.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement