Prakiraan Cuaca Kabupaten Garut Hari Ini, Senin 10 Agustus 2026
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Garut dan sekitarnya.
Disarankan:
Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, bahaya pinjaman online ilegal, investasi bodong, penipuan digital, serta penggunaan paylater yang bijak.
JATINANGOR, NewsTasikmalaya.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui edukasi keuangan kepada ratusan mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai bekal menghadapi kehidupan kampus sekaligus tantangan dunia keuangan digital yang semakin kompleks.
Kegiatan edukasi tersebut digelar dalam rangkaian Pengenalan Mahasiswa Baru (PAMUKA) Universitas Padjadjaran Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Aula 1 Gedung PPBS B Unpad, Jatinangor, Kamis (6/8/2026).
Melalui program ini, OJK ingin memastikan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan secara cerdas, memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen jasa keuangan, serta mampu mengenali berbagai modus aktivitas keuangan ilegal yang marak menyasar generasi muda.
Asisten Manajer OJK Tasikmalaya, Andriani Alfiah, menjelaskan bahwa mahasiswa merupakan kelompok yang memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. Namun di sisi lain, mereka juga menjadi salah satu target utama berbagai kejahatan keuangan berbasis digital.
Mulai dari pinjaman online ilegal, investasi bodong, penipuan digital, hingga perjudian online kini semakin banyak menyasar kalangan mahasiswa yang baru memasuki fase kemandirian finansial.
Menurutnya, masa kuliah menjadi periode penting bagi seseorang untuk mulai belajar mengelola keuangan secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, pemahaman mengenai produk dan layanan keuangan harus ditanamkan sejak dini agar mahasiswa tidak mudah terjebak dalam praktik-praktik yang merugikan.
“Mahasiswa perlu memahami cara mengelola keuangan dengan baik, mengetahui hak dan kewajiban sebagai konsumen jasa keuangan, serta menerapkan prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis, sebelum menggunakan produk atau layanan keuangan,” ujarnya.
OJK Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
Dalam edukasi tersebut, OJK menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai tawaran yang menjanjikan keuntungan instan maupun akses pembiayaan yang tidak jelas legalitasnya.
Mahasiswa diingatkan untuk selalu memeriksa legalitas lembaga keuangan sebelum menggunakan layanan tertentu. Selain itu, setiap penawaran investasi dengan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat perlu dicermati secara kritis agar tidak menjadi korban penipuan.
OJK menilai rendahnya literasi keuangan sering menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku kejahatan keuangan untuk menjaring korban, terutama dari kalangan generasi muda yang aktif menggunakan teknologi digital.
Bijak Menggunakan Paylater dan Hindari FOMO
Selain membahas pinjaman online ilegal dan investasi bodong, OJK juga memberikan perhatian khusus terhadap tren penggunaan layanan paylater yang semakin populer di kalangan anak muda.
Mahasiswa diimbau untuk menggunakan fasilitas paylater secara bijak dan hanya untuk kebutuhan yang benar-benar penting, bukan demi memenuhi gaya hidup konsumtif atau mengikuti tren media sosial.
Fenomena 'Fear of Missing Out' (FOMO) dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong generasi muda melakukan pengeluaran di luar kemampuan finansialnya. Akibatnya, tidak sedikit yang akhirnya terjebak dalam utang dan mengalami masalah keuangan sejak usia muda.
OJK mengingatkan bahwa setiap penggunaan fasilitas pembiayaan harus mempertimbangkan kemampuan membayar agar tidak menimbulkan beban keuangan di masa depan.
Literasi Keuangan Jadi Bekal Penting Mahasiswa Baru
Sementara itu, Kepala Kantor Pengelolaan Pendidikan Jarak Jauh Universitas Padjadjaran sekaligus Penanggung Jawab PAMUKA 2026, Mira Trisyani Koeryaman, menyampaikan bahwa literasi keuangan menjadi salah satu materi penting dalam pembekalan mahasiswa baru tahun ini.
Menurutnya, meningkatnya kasus pinjaman online ilegal, penipuan digital, hingga berbagai kejahatan keuangan yang menyasar anak muda menjadi alasan kuat perlunya edukasi sejak awal masa perkuliahan.
Ia menjelaskan bahwa PAMUKA 2026 melibatkan sejumlah instansi eksternal untuk memberikan pembekalan terkait literasi keuangan, keamanan kampus, hingga perlindungan kesehatan mahasiswa.
“Pembekalan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami berbagai risiko yang mungkin dihadapi sehingga mereka tidak mudah menjadi korban kejahatan keuangan,” katanya.
Cetak Generasi Cerdas Finansial
Melalui kegiatan ini, OJK Tasikmalaya berharap mahasiswa baru Universitas Padjadjaran mampu menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan finansial yang kuat.
Dengan meningkatnya literasi keuangan, mahasiswa diharapkan dapat mengambil keputusan keuangan secara bijak, menghindari aktivitas keuangan ilegal, serta menjadi agen edukasi yang menyebarkan informasi keuangan yang benar kepada keluarga dan masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di era digital sekaligus mendukung terciptanya ekosistem keuangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan di Indonesia.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Garut dan sekitarnya.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Garut dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.