Ikuti Kami :

Disarankan:

Pecah Tangis Sang Istri di Mangkubumi, Pulang Kerja Malah Dapati Suami Tergantung di Kusen Kamar

Kamis, 04 Juni 2026 | 18:12 WIB
Watermark
Pecah Tangis Sang Istri di Mangkubumi, Pulang Kerja Malah Dapati Suami Tergantung di Kusen Kamar. Foto: Kristian.

Suasana senja di Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya mendadak gempar pada Kamis (4/6/2026) sore. Langkah kaki seorang istri yang baru saja pulang mencari nafkah seketika berubah menjadi mimpi buruk saat dirinya mendapati sang suami sudah terbujur kaku mengakhiri hidup di dalam rumah mereka.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Suasana senja di Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya mendadak gempar pada Kamis (4/6/2026) sore. Langkah kaki seorang istri yang baru saja pulang mencari nafkah seketika berubah menjadi mimpi buruk saat dirinya mendapati sang suami sudah terbujur kaku mengakhiri hidup di dalam rumah mereka.

Jeritan histeris dari mulut sang istri langsung memecah keheningan kampung dan mengundang kedatangan ratusan warga sekitar. Korban yang merupakan seorang pria lanjut usia (lansia) diperkirakan berumur 60-an tahun tersebut ditemukan tewas dengan posisi mengenaskan, tergantung menggunakan seutas tali yang melilit lehernya di kusen kamar tidur.

Menurut kesaksian warga sekitar lokasi kejadian, Yuyu (45), peristiwa memilukan ini sama sekali tidak disangka-sangka oleh pihak keluarga. Berdasarkan penuturan pihak kerabat dekat, korban memang diketahui sedang mengidap suatu penyakit yang membuat kondisi fisiknya terus menurun dalam beberapa waktu terakhir.

Bahkan sebelum sang istri berangkat beraktivitas dan meninggalkan rumah, sejumlah saudara masih sempat melihat pria lansia tersebut sedang terbaring lemas di dalam kamarnya pada siang hari untuk beristirahat. Nahas, saat kondisi rumah sedang sepi, korban diduga nekat beranjak dari tempat tidurnya untuk melakukan aksi gantung diri tersebut.

"Ketemu oleh istrinya sepulang kerja, kata saudaranya sih masih terbaring pada siang hari, emang karena sakit, usianya diperkirakan 60-an," ujar Yuyu saat mengisahkan kembali momen pilu penemuan jasad korban pada Kamis sore.

Pantauan terkini di lapangan menunjukkan rumah duka langsung dipadati oleh kerumunan warga setempat yang ikut bersimpati atas musibah yang menimpa sang istri. Guna meredam kepanikan massa dan mencari titik terang, jajaran kepolisian dari Polsek Mangkubumi bersama Tim Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota langsung bergerak cepat mengamankan area rumah serta menggelar prosedur olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal.

Petugas kepolisian langsung melakukan pemeriksaan luar terhadap fisik korban serta mengumpulkan sejumlah barang bukti di sekitar kusen kamar tidurnya. Hal ini dilakukan demi memastikan tidak adanya unsur kekerasan lain di balik murni aksi gantung diri yang dipicu oleh faktor kondisi kesehatan korban tersebut.

Tragedi yang menimpa keluarga di Mangkubumi ini memperpanjang catatan kelam rentetan kasus bunuh diri di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota yang terjadi dalam satu hari yang sama. Pihak kepolisian bahkan terpaksa harus membagi fokus karena insiden di Cigantang ini terjadi tepat saat petugas baru saja rampung menangani kasus serupa di wilayah pinggiran kabupaten.

Beberapa jam sebelum lansia di Mangkubumi ditemukan tewas oleh istrinya, Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota baru saja berjibaku mengevakuasi jasad pria berjubah putih yang menggantung di bawah Jembatan Binuang, Kecamatan Ciawi. Melalui pencocokan sidik jari di Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo, jasad di jembatan rel tersebut teridentifikasi sebagai Alfan Fawwazi (23), pemuda asal Kampung Sukasetia, Kecamatan Cisayong. Beruntunnya peristiwa tragis ini dalam kurun waktu beberapa jam saja kini memicu keprihatinan mendalam di tengah masyarakat Tasikmalaya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement