Ikuti Kami :

Disarankan:

Pemakaman Kanaya Whu di Cisayong Tasikmalaya: Gubernur Dedi Mulyadi Turut Gotong Keranda hingga ke Liang Lahat

Minggu, 13 September 2026 | 15:54 WIB
Pemakaman Kanaya Whu di Cisayong Tasikmalaya: Gubernur Dedi Mulyadi Turut Gotong Keranda hingga ke Liang Lahat
Pemakaman Kanaya Whu di Cisayong Tasikmalaya: Gubernur Dedi Mulyadi Turut Gotong Keranda hingga ke Liang Lahat. Foto: Denden.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ikut memikul keranda hingga ke liang lahat saat pemakaman vokalis Emka 9 Kanaya Whu di TPU Lengkong Sari, Cisayong, Tasikmalaya (13/9/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Suasana duka mendalam menyelimuti prosesi pemakaman penyanyi sekaligus vokalis utama grup musik Emka 9, Kanaya Whu, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lengkong Sari, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (13/9/2026). Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tampak hadir langsung memimpin penghormatan terakhir bagi almarhumah.

Dapam ​momen emosional tersebut, pria yang akrab disapa KDM itu turun langsung memikul keranda jenazah Kanaya menuju TPU, dengan mengenakan busana serba hitam dan lenhkap dengan peci hitam.

​Tak berhenti di situ, KDM juga ikut melangkah turun di tepi liang lahat untuk membantu membumikan jenazah penyanyi asal Priangan Timur tersebut.

​Kehadiran sosok pimpinan Jawa Barat ini memicu tangis haru di antara para pelayat yang memadati area TPU Lengkong Sari. Sebelumnya, KDM menjadi salah satu pihak yang mengabarkan duka atas kepulangan almarhumah usai berjuang melawan kanker di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

​"Kami menyampaikan berita duka, telah meninggal dunia saudari kita, sahabat kita, Teh Kanaya, di RS Hasan Sadikin Bandung, karena menderita kanker," tutur Dedi Mulyadi.

​Dalam doa dan salam perpisahannya, Dedi Mulyadi melepas kepergian Kanaya dengan ucapan yang penuh makna atas dedikasinya selama ini di industri seni budaya Sunda.

​"Surga untukmu, Teh Kanaya. Kini kau benar-benar menjadi purnama yang dirindukan. Terima kasih atas segala karya. Bahagia kini kau jelang. Selamat jalan," puji Dedi dalam pesan purna hormatnya.

​Kanaya Whu mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (13/9/2026) setelah perjuangan panjang melawan penyakit kanker. Kepergian penyanyi yang konsisten membawakan lagu-lagu etnik Sunda ini meninggalkan warisan karya berharga serta duka mendalam bagi panggung kebudayaan Jawa Barat.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement