Ikuti Kami :

Disarankan:

Perluas Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KADIN dan HIPMI Kota Tasikmalaya

Minggu, 13 September 2026 | 21:25 WIB
Perluas Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KADIN dan HIPMI Kota Tasikmalaya
Perluas Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KADIN dan HIPMI Kota Tasikmalaya.

BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan KADIN dan HIPMI Kota Tasikmalaya menggelar sosialisasi perlindungan tenaga kerja di Indihiang (13/9/2026) demi dorong iklim usaha sehat.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sinergi dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kembali diperkuat di Kota Tasikmalaya. BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan KADIN Kota Tasikmalaya dan BPC HIPMI Kota Tasikmalaya menggelar pertemuan sekaligus sosialisasi di Siloka, Kecamatan Indihiang, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan strategis ini mempertemukan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, pengurus KADIN, pengurus HIPMI, serta jajaran pelaku usaha lokal untuk membedah urgensi jaminan sosial sebagai fondasi iklim usaha yang sehat.

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Swartoko, menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan dunia usaha.

"Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman kepada pekerja. Karena itu, kolaborasi dengan dunia usaha seperti KADIN dan HIPMI sangat strategis untuk memastikan informasi mengenai program ini sampai kepada para pelaku usaha dan pekerja," ujar Swartoko, Minggu (13/9/2026).

Ketua KADIN Kota Tasikmalaya terpilih, Muhammad Abdul Karim, menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, pertumbuhan dunia usaha harus berjalan seiring dengan pemenuhan hak-hak dasar tenaga kerja.

"Bagi KADIN, perlindungan tenaga kerja merupakan bagian dari membangun dunia usaha yang sehat. Pengusaha tentu ingin usahanya berkembang, tetapi di sisi lain kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja juga harus menjadi perhatian," tegas Karim.

Karim menambahkan bahwa KADIN siap menjadi jembatan komunikasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan para pelaku usaha di Tasikmalaya guna melahirkan kolaborasi yang konkret.

Senada dengan hal tersebut, Ketua BPC HIPMI Kota Tasikmalaya, Arif Hidayat Putra, menyoroti pentingnya edukasi jaminan sosial bagi para pengusaha muda yang mulai melakukan ekspansi bisnis dan merekrut karyawan.

"Banyak pengusaha muda yang usahanya berkembang dan mulai memiliki karyawan. Karena itu, pemahaman mengenai perlindungan tenaga kerja menjadi sesuatu yang penting. Jangan sampai pengusaha hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi aspek perlindungan tenaga kerjanya terabaikan," ungkap Arif. 

Arif menegaskan HIPMI siap mendorong para anggotanya agar mampu membangun tata kelola perusahaan yang tertib, profesional, serta menjamin rasa aman bagi seluruh pekerja.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement