Ikuti Kami :

Disarankan:

Pemkot Tasikmalaya Atur Jam Kerja Pegawai Selama Ramadan 2026, Masuk Pukul 07.00 WIB

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:39 WIB
Watermark
Pemkot Tasikmalaya Atur Jam Kerja Pegawai Selama Ramadan 2026, Masuk Pukul 07.00 WIB. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Pemerintah Kota Tasikmalaya menetapkan penyesuaian jam kerja bagi pegawai selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya menetapkan penyesuaian jam kerja bagi pegawai selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, usai memimpin apel bersama di Bale Kota, Rabu (18/2/2026) pagi.

Viman menjelaskan, selama Ramadan, jam kerja pegawai dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 14.00 WIB. “Perubahan jam kerja selama bulan suci Ramadan, kita masuk pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 14.00 WIB,” ujarnya.

Jam Kerja Lebih Singkat, Kinerja Tetap Optimal

Meski durasi kerja lebih pendek dibanding hari biasa yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, Viman menegaskan bahwa produktivitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal.

“Kalau kerjanya lebih berdampak dan lebih efektif, pastinya ibadahnya juga lebih baik. Jadi bulan Ramadan bukan malah kurang efektif karena alasan lapar atau lemah, justru sebaliknya harus lebih efektif,” tegasnya.

ASN Diminta Perbanyak Kegiatan Positif

Selain pengaturan jam kerja, Viman juga mengingatkan para ASN untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan positif, seperti tadarus Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan di sejumlah SKPD.

“Tadarus seperti tahun sebelumnya harus tetap dilaksanakan. Apalagi di bulan Ramadan ini. Nanti juga ada Safari Ramadan, sehingga kita bisa lebih dekat dengan masyarakat dan meningkatkan kualitas ibadah,” ungkapnya.

Target Pendapatan dan Penataan Ekonomi Ramadan

Di sisi lain, Pemkot Tasikmalaya juga menargetkan optimalisasi pendapatan daerah selama Ramadan 2026. Salah satu sumbernya berasal dari retribusi parkir dan capaian lelang yang melampaui target.

“Alhamdulillah, hasil lelang di awal tahun mencapai sekitar Rp530 juta. Ini menjadi motivasi bagi seluruh OPD penghasil untuk terus meningkatkan pendapatan daerah,” jelas Viman.

Untuk mendukung kenyamanan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, Pemkot juga akan melakukan penataan di sejumlah lokasi strategis. Hal ini dilakukan agar aktivitas ekonomi selama Ramadan, seperti buka bersama dan belanja kebutuhan, dapat berjalan tertib dan lancar.

“Kita harus tanggap, karena perputaran ekonomi di bulan Ramadan biasanya meningkat. Ini harus kita kelola dengan baik,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement