Ikuti Kami :

Disarankan:

Pengakuan Begal yang Cekik Ojol di Tasikmalaya: Incar Motor N-Max, Modus Orderan Offline

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14 WIB
Watermark
Pengakuan Begal yang Cekik Ojol di Tasikmalaya: Incar Motor N-Max, Modus Orderan Offline. Foto: Denden.

Pelaku pembegalan ojol asal Ciamis membeberkan pengakuannya dari balik sel tahanan Polsek Jamanis. Ia mengaku sudah mengincar korban dengan modus orderan offline (29/8/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dari balik jeruji besi Mapolsek Jamanis, GTW (26), pelaku pembegalan terhadap pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Cisinga, Kecamatan Jamanis, membeberkan kronologi aksinya. Pemuda asal Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis ini mengaku telah merencanakan aksi kejahatan tersebut bersama rekannya.

Di hadapan penyidik, GTW mengungkapkan bahwa sasaran pembegalan memang ditargetkan secara acak kepada pengemudi ojol yang sedang mangkal mencari penumpang.

"Saya tadi malam mau membegal sama teman, yang mau dibegalnya ojek online. Saya berangkat dari Rancabango, dekat setopan (lampu merah)," kata GTW di dalam sel tahanan Mapolsek Jamanis, Sabtu (29/8/2026) pagi.

Untuk memuluskan rencananya, GTW menggunakan modus memesan perjalan secara offline (tanpa aplikasi) agar lokasinya tidak mudah dilacak. Ia kemudian menghampiri korban, Jonih Jaswara (48), pengemudi N-Max yang sedang ngetem di area Transmart Rancabango sekira pukul 00.05 WIB.

"Cara pesannya, tukang ojek online itu sedang nongkrong di warung, terus disamperin sama saya. Saya nawar orderan offline, setelah korban menyetujui, kata teman saya 'hayu ikutin saya'," akunya.

Pelaku kemudian mengarahkan korban menyusuri jalanan sepi di kawasan Jalan Baru Cisinga. Begitu motor berhenti, GTW langsung melancarkan aksi nekat dengan mencekik leher korban menggunakan seutas tali tambang dari belakang hingga korban tersungkur.

Namun, perhitungan pelaku meleset. Korban yang tersungkur bangkit dan memberikan perlawanan sengit. Wajah pelaku dipukul berulang kali hingga keduanya terlibat duel satu lawan satu. Panik karena perlawanan korban dan kedatangan warga sekitar, aksi GTW berakhir setelah ia dikepung serta dimassa warga sebelum dievakuasi petugas kepolisian.

Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota, IPTU Jajang Kurniawan, membenarkan bahwa pelaku kini sudah ditahan untuk pengembangan perkara.

"Iya benar, pelaku diamankan di Polsek Jamanis. Kasusnya mau dikembangkan sama Reskrim," tegas IPTU Jajang.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement