TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Hendi Andika, pemilik usaha furniture and glass asal Jalan A.H. Nasution, Kampung Cibanjar, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, kini harus menjalani perawatan medis intensif di Ruang IGD RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya usai mengalami kecelakaan kerja tragis pada Selasa (18/8/2026) pagi.
Korban dilarikan ke rumah sakit usai tertimpa tumpukan puluhan lembar kaca berbobot total lebih dari 1,2 ton di dalam gudang tempat usahanya.
Berdasarkan pantauan di ruang tindakan IGD RSUD dr. Soekardjo pada Selasa siang, tim medis tampak sigap memberikan pertolongan darurat. Korban mengalami luka goresan dan memar serius di sejumlah bagian tubuh, mulai dari area wajah, leher, dada, hingga kedua kakinya akibat sabetan dan pecahan material kaca.
Untuk menstabilkan kondisi korban, tim medis memasangkan alat bantu pernapasan (selang oksigen), infus, serta melakukan pembersihan dan penanganan pada luka luar di tubuh korban. Meski mengalami luka serius di sekujur tubuh, korban dipastikan masih dalam kondisi sadar.
"Luka dari leher ke bawah kelihatannya cukup serius. Namun alhamdulillah, saat dievakuasi ke RSUD korban masih dalam kondisi sadar," ujar saksi sekaligus karyawan korban, Gungun, Selasa (18/8/2026).
Penanganan medis terhadap korban juga disaksikan langsung oleh jajaran kepolisian. Personel Pamapta bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota mendatangi langsung ruang IGD RSUD dr. Soekardjo untuk mendata serta melakukan proses identifikasi fisik terhadap luka-luka yang dialami korban sebagai bahan penyelidikan.
Gungun menceritakan, insiden bermula sekira pukul 10.00 WIB saat ia dan korban hendak memindahkan material kaca dari gudang menuju area pemotongan. Naas, susunan rak berisi sekitar 40 lembar kaca tebal 5 milimeter mendadak oleng dan ambruk menimpa korban yang berada di posisi tengah.
"Posisi kaca di sebelah kiri masih penuh, sementara sebelah kanan tinggal sedikit. Pas diangkat, raknya oleng ke kanan dan langsung menimpa korban," beber Gungun.
Saat ini, korban masih berada dalam pengawasan ketat tim medis RSUD dr. Soekardjo untuk mendapatkan tindakan medis lanjutan, sementara area lokasi kejadian di Mangkubumi telah dipasangi garis polisi oleh pihak kepolisian.