Ikuti Kami :

Disarankan:

Perhutani KPH Tasikmalaya Salurkan Bantuan TJSL Rp24,5 Juta Alat Pengolahan Kopi kepada LMDH Karaha Harum Lestari

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:59 WIB
Perhutani KPH Tasikmalaya Salurkan Bantuan TJSL Rp24,5 Juta Alat Pengolahan Kopi kepada LMDH Karaha Harum Lestari
Perhutani KPH Tasikmalaya Salurkan Bantuan TJSL Rp24,5 Juta Alat Pengolahan Kopi kepada LMDH Karaha Harum Lestari.

Perum Perhutani KPH Tasikmalaya menyalurkan bantuan TJSL senilai Rp24,5 juta berupa alat pengolahan kopi kepada LMDH Karaha Harum Lestari di Kadipaten, Selasa (27/10/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Perum Perhutani KPH Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar hutan. Kali ini, bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp24.500.000 berupa paket alat pengolahan kopi disalurkan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Karaha Harum Lestari.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Kampung Ciselang, Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ciawi, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tasikmalaya, Selasa (27/10/2026).

Administratur/KKPH Tasikmalaya, Iwan Yuliawan Sunarya, menjelaskan bahwa penyaluran sarana produksi ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Perhutani untuk mendorong potensi usaha lokal kelompok tani hutan.

"Melalui bantuan alat pengolahan kopi senilai Rp24.500.000 ini, kami berharap LMDH Karaha Harum Lestari dapat memanfaatkan sarana yang diberikan secara optimal untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk kopi lokal. Perhutani ingin agar potensi ekonomi masyarakat sekitar hutan dapat terus berkembang, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian hutan," ujar Iwan, Selasa (27/10/2026).

Iwan menambahkan, dengan tersedianya alat pengolahan kopi yang lebih modern, LMDH Karaha Harum Lestari diharapkan mampu mendongkrak efektivitas produksi, menjaga konsistensi mutu olahan, serta menaikkan daya saing komoditas kopi lokal di pasaran.

"Bantuan TJSL tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha kopi secara lebih produktif dan berkelanjutan," harapnya.

Apresiasi LMDH dan Penguatan Sinergi Kelestarian Hutan

Sementara itu, Ketua LMDH Karaha Harum Lestari, Ujang Supriatna, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada jajaran Perhutani KPH Tasikmalaya atas perhatian dan bantuan nyata yang diberikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Tasikmalaya atas bantuan alat pengolahan kopi ini," ungkap Ujang.

Ujang menegaskan bahwa bantuan alat ini menjadi modal penting bagi anggota kelompoknya untuk memperluas skala bisnis dan meningkatkan taraf hidup warga sekitar hutan.

"Menurutnya, bantuan ini menjadi dukungan yang berarti bagi kelompok kami untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas pengolahan, dan menambah nilai jual produk kopi. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan bersama secara maksimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi anggota LMDH dan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Agenda penyerahan TJSL ini turut dihadiri oleh Wakil Administratur/KSKPH, jajaran manajemen KPH Tasikmalaya, KSS Kemitraan Produktif, KSS SDM, Umum dan IT, Asper/KBKPH Tasikmalaya, serta Kepala RPH Ciawi.

Melalui program TJSL ini, Perhutani KPH Tasikmalaya berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan produktif bersama masyarakat desa hutan, guna menciptakan kemandirian ekonomi warga yang selaras dengan kelestarian sumber daya hutan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin