Semarakkan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Priangan Bamboo Fest 2026 Siap Digelar di Gedung PPIK
Priangan Bamboo Fest 2026 akan digelar di Gedung PPIK Tasikmalaya pada 14–18 Oktober 2026 untuk menyemarakkan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya.
Disarankan:
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 tingkat Kota Tasikmalaya digelar meriah di Lapangan Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (23/7/2025) pagi. Kegiatan yang diinisiasi oleh Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Tasikmalaya ini diramaikan berbagai rangkaian acara yang melibatkan anak-anak dari berbagai latar belakang.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 tingkat Kota Tasikmalaya digelar meriah di Lapangan Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (23/7/2025) pagi. Kegiatan yang diinisiasi oleh Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Tasikmalaya ini diramaikan berbagai rangkaian acara yang melibatkan anak-anak dari berbagai latar belakang.
Dalam rangka memperingati HAN 2025, KPAD bersama Forum Anak Daerah (FAD) Kota Tasikmalaya telah menggelar sejumlah kegiatan, mulai dari kampanye stop kekerasan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), lomba menulis surat untuk Wali Kota, lomba public speaking, forum group discussion (FGD), santunan ke panti asuhan bersama komunitas Senyum Anak Nusantara (SAN), hingga trauma healing bagi anak dan orang tua.
Ketua KPAD Kota Tasikmalaya, Rina Marlina, menyampaikan pesan penting dalam momentum HAN kali ini. Ia menekankan perlunya kebijakan yang berpihak pada anak demi mewujudkan Kota Tasikmalaya sebagai kota layak anak.
"Pesannya adalah bagaimana paling utama adalah soal kebijakan, kebijakan yang nantinya bisa berpihak yang mendorong kebijakan kota layak anak," ujar Rina.
Ia mengungkapkan, dalam FGD yang digelar sebelumnya, pihaknya mengundang berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pegiat perlindungan anak untuk mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam upaya pemenuhan hak-hak anak.
"Di sana kita bersatu berkumpul mendengarkan apa sih sebetulnya hambatan dan tantangan melakukan dalam upaya pemenuhan anak dan perlindungan anak," katanya.
Hasil diskusi tersebut, lanjut Rina, menghasilkan sejumlah rekomendasi, termasuk dorongan agar pemerintah lebih serius menghadirkan kebijakan kota layak anak yang selama ini menghadapi banyak tantangan.
"Oleh karena itu kemarin kita mencoba membangun sinergitas, bagaimana caranya supaya anak-anak di Kota Tasikmalaya ini terpenuhi haknya, terutama anak disabilitas, terutama anak-anak berprestasi yang sebetulnya mempunyai hak untuk mewujudkan partisipasinya," ujarnya.
Rina juga menekankan pentingnya memberi ruang bagi anak untuk menyuarakan pandangan mereka sendiri terkait persoalan yang dihadapi.
"Kita mendengarkan dari suara-suara yang tenggelam. Kemarin juga ditampilkan dalam FGD tersebut adalah suara anak jalanan, anak disabilitas, kemudian anak-anak korban bullying, dan anak-anak yang mengalami persoalan toleransi," ucapnya.
Ia berharap, seluruh pihak termasuk pemerintah dapat terus berkolaborasi dalam mendukung terwujudnya Kota Tasikmalaya sebagai kota layak anak.
"Pandangan anak harus didengarkan, karena ini menyangkut hidup mereka, jadi mereka punya hak untuk memberikan gagasan dan pandangannya terkait dengan apa yang harus dilakukan untuk pemenuhan anak dan perlindungan anak yang sekarang banyak tantangannya," tegasnya.
"Termasuk orang tua disabilitas ini penting untuk didengarkan oleh kita semua, karena mereka juga adalah satu anak yang harus diakui keberadaannya menjadi anak Kota Tasikmalaya yang harus mendapatkan haknya juga," pungkas Rina.
Priangan Bamboo Fest 2026 akan digelar di Gedung PPIK Tasikmalaya pada 14–18 Oktober 2026 untuk menyemarakkan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya.
Warga Cihideung mendatangi Mako Damkar Kota Tasikmalaya (8/10/2026) untuk menolong kucing yang sesak akibat terjerat kalung aluminium tebal. Petugas berhasil mengevakuasinya dalam 8 menit.
Layanan ini merupakan solusi praktis yang diberikan kepada warga yang ingin mengurus pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor samsat.