Ikuti Kami :

Disarankan:

Peringati HUT ke-77, Brigif 13 Kostrad dan Arfan Foundation Bagikan 1.000 Sembako untuk PKL dan UMKM Terdampak Pengondisian Dadaha

Rabu, 09 September 2026 | 13:09 WIB
Peringati HUT ke-77, Brigif 13 Kostrad dan Arfan Foundation Bagikan 1.000 Sembako untuk PKL dan UMKM Terdampak Pengondisian Dadaha
Peringati HUT ke-77, Brigif 13 Kostrad dan Arfan Foundation Bagikan 1.000 Sembako untuk PKL dan UMKM Terdampak Pengondisian Dadaha. Foto: Kristian.

Brigif Raider 13/Galuh Kostrad bersama Arfan Foundation membagikan 1.000 paket sembako dan menggelar Cek Kesehatan Gratis bagi pelaku UMKM serta PKL di GOR Sukapura Dadaha, Kota Tasikmalaya, pada Rabu (9/9/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Kawasan GOR Sukapura Dadaha, Kota Tasikmalaya, dipadati ratusan warga pada Rabu (9/9/2026) pagi. Sebanyak 1.000 pelaku UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) antusias mengantre untuk menerima paket sembako serta memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Aksi kemanusiaan ini diselenggarakan atas kolaborasi Brigif Raider 13/Galuh Kostrad bersama Arfan Foundation dalam rangka memperingati HUT ke-77 Brigif 13/Galuh, HUT ke-81 TNI, serta HUT ke-10 Arfan Group.

Danbrigif 13/Galuh Kostrad, Kolonel Inf Roihan Hidayatullah, S.Sos., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan disasarkan khusus kepada para pedagang kecil di kawasan Dadaha sebagai pilar penopang ekonomi kerakyatan.

"Kami menyalurkan 1.000 paket sembako dan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis. Para pelaku UMKM dan PKL ini adalah tulang punggung ekonomi yang patut kita bantu di tengah tantangan situasi ekonomi saat ini," ujar Kolonel Inf Roihan, Rabu (9/9/2026).

Kolonel Inf Roihan menambahkan, rangkaian peringatan hari jadi ini juga akan diisi aksi penanaman 1.000 pohon, aksi peduli lingkungan dengan membersihkan pasar dan sungai, pembersihan sampah, penyelenggaraan bazar murah, hingga program makan gratis bagi warga.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Arfan Group, H.M. Fauzan Wahyu Noor, mengungkapkan bahwa aksi baksos ini merupakan bentuk rasa syukur (tasyakur binikmat) atas perjalanan usaha perusahaannya selama satu dekade.

Ia menyampaikan, bahwa baksos dengan menyasar para pelaku UMKM dan PKL ini sebagai bentuk kepedulian dirinya kepada mereka yang terdampak pengkondisian Dadaha.

"Sebagai sesama pelaku usaha, kami sangat memahami perjuangan dan kesulitan para pedagang kecil. Kami ingin keberadaan bisnis ini memberikan kebermanfaatan yang nyata dan luas bagi masyarakat," tutur Fauzan.

Salah seorang penerima manfaat, Aris Rahmat (42), menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, paket sembako tersebut sangat membantu meringankan beban hidup para pedagang di tengah lesunya omzet penjualan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement