BANJAR, NewsTasikmalaya.com — Polres Banjar memastikan seluruh sajian menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar dalam kondisi aman, steril, dan layak dikonsumsi. Makanan tidak langsung didistribusikan kepada para penerima manfaat pasca-dimasak.
Langkah preventif tersebut direalisasikan oleh jajaran Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Banjar melalui pengujian food safety secara organoleptik di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari Polres Banjar, Senin (7/9/2026).
Petugas memeriksa secara mendetail seluruh komponen menu MBG. Parameter pengujian organoleptik meliputi pemeriksaan fisik terhadap warna, rasa, bau, hingga tekstur guna mendeteksi ada tidaknya kontaminasi atau perubahan fisik pada hidangan.
Dari hasil pengujian lapangan, seluruh komponen menu dinyatakan memenuhi kriteria laik konsumsi: nasi putih bertekstur baik, lauk pauk matang sempurna, serta buah semangka dalam keadaan segar tanpa ditemukan penyimpangan aroma maupun rasa.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., menegaskan bahwa prosedur pengawasan ini merupakan standar wajib untuk menjamin keselamatan warga penerima bantuan.
"Keamanan pangan merupakan variabel krusial dalam keberhasilan program MBG. Sebelum hidangan disalurkan ke masyarakat, kami wajib memastikan kualitasnya terlebih dahulu melalui uji organoleptik," tegas AKBP Didi Dewantoro, Senin (7/9/2026).
Pada tahap ini, sebanyak 2.069 penerima manfaat terjangkau oleh layanan SPPG Kemala Bhayangkari Polres Banjar. Target penerima mencakup peserta didik tingkat PAUD, TK, RA, SLB, hingga kelompok penerima manfaat di Posyandu wilayah Kecamatan Langensari.