BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Wujud kepedulian terhadap pelanggan yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Anom Kota Banjar. Perusahaan milik Pemerintah Kota Banjar tersebut menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Kota Banjar, Jumat (7/8/2026).
Bantuan diberikan kepada empat pelanggan yang terdampak kebakaran sebagai bentuk solidaritas dan dukungan agar para korban dapat segera bangkit pasca musibah yang menghanguskan tempat tinggal mereka.
Direktur Perumdam Tirta Anom Kota Banjar E. Fitrah Nurkamilah mengatakan, bantuan yang disalurkan terdiri dari uang tunai, paket sembako, serta Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban.
“Bantuan yang diberikan kepada pelanggan berupa uang tunai, sembako, dan air minum dalam kemasan,” ujar Fitrah.
Selain bantuan logistik, Perumdam Tirta Anom juga memberikan kebijakan khusus berupa keringanan layanan kepada pelanggan yang terdampak kebakaran. Salah satunya dengan menunda sementara tagihan air hingga kondisi pelanggan kembali pulih.
Menurut Fitrah, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk empati perusahaan terhadap pelanggan yang sedang menghadapi situasi sulit akibat kehilangan tempat tinggal maupun harta benda.
“Tagihan pelanggan yang terdampak akan dipending terlebih dahulu dan diberikan keringanan. Untuk layanan air bersih akan kembali diaktifkan sesuai kebutuhan dan permintaan pelanggan,” jelasnya.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban sehingga mereka dapat lebih fokus pada proses pemulihan pasca kebakaran.
Sebelumnya, musibah kebakaran melanda kawasan RT 04 RW 03 Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.15 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan rumah milik tiga warga dan menyebabkan kerugian material yang cukup besar.
Pasca kejadian, berbagai pihak turut bergerak memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban. Perumdam Tirta Anom menjadi salah satu instansi yang menunjukkan kepedulian melalui bantuan langsung dan kebijakan keringanan layanan bagi pelanggan terdampak.
Langkah tersebut mendapat apresiasi karena tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mendesak korban, tetapi juga memberikan dukungan nyata melalui kemudahan layanan publik yang sangat dibutuhkan selama masa pemulihan.
Perumdam Tirta Anom berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para korban dan menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.