Ikuti Kami :

Disarankan:

Pimpin Upacara di MAN 1 Kota Tasikmalaya, Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar Tekankan Disiplin dan Antibullying

Senin, 27 Juli 2026 | 15:39 WIB
Pimpin Upacara di MAN 1 Kota Tasikmalaya, Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar Tekankan Disiplin dan Antibullying
Pimpin Upacara di MAN 1 Kota Tasikmalaya, Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar Tekankan Disiplin dan Antibullying.

Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar Kompol Ajang Suhendar menjadi Inspektur Upacara di MAN 1 Kota Tasikmalaya, Senin (27/7/2026), menyampaikan amanat terkait kedisiplinan dan pencegahan bullying.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat, Kompol Ajang Suhendar, S.E., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam pengibaran bendera hari Senin di MAN 1 Kota Tasikmalaya, Senin (27/7/2026) pagi.

Kehadiran jajaran Satbrimob Polda Jabar di madrasah unggulan tersebut diterima langsung oleh Kepala MAN 1 Kota Tasikmalaya, H. Hasan Sanusi, S.Ag., M.Ag., bersama Ketua Persatuan Guru Madrasah (PGM) Jawa Barat, Asep Rizal Asyari, serta jajaran dewan guru dan tenaga kependidikan.

Dalam amanatnya di hadapan ratusan siswa, Kompol Ajang Suhendar menegaskan pentingnya pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penanaman nilai toleransi sebagai landasan utama meraih keberhasilan di masa depan.

"Kedisiplinan merupakan faktor utama yang membedakan seseorang dalam meraih kesuksesan, bukan semata-mata karena kecerdasan atau bakat. Di lingkungan Brimob, disiplin menjadi landasan utama dalam pelaksanaan tugas, pembentukan karakter, dan membangun kepercayaan," ujar Kompol Ajang Suhendar.

Kompol Ajang berpesan agar para siswa menepati waktu, menghargai aturan, dan bertanggung jawab atas setiap keputusan. Selain prestasi akademik, ia mengimbau para pelajar untuk mengasah akhlakul karimah dan mengamalkan nilai-nilai agama yang membawa kedamaian (rahmatan lil 'alamin).

Secara khusus, Danyon D Pelopor menyoroti isu perundungan (bullying) dan kekerasan di lingkungan pendidikan. Ia mengimbau seluruh siswa untuk menghentikan segala bentuk aksi perundungan maupun pengucilan atas dasar perbedaan.

"Jangan pernah menganggap bullying sebagai sekadar candaan. Ucapan maupun tindakan yang dianggap sepele bisa meninggalkan luka dan trauma mendalam bagi orang lain. Jika ada teman yang berbuat salah, ingatkan dengan cara yang bijak, dan bantu teman yang mengalami kesulitan sebagai bentuk kepedulian," tegasnya.

Ia berharap MAN 1 Kota Tasikmalaya terus mempertahankan reputasinya sebagai madrasah rujukan yang melahirkan lulusan berprestasi, berdisiplin tinggi, serta santun di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Kota Tasikmalaya, H. Hasan Sanusi, mengapresiasi sinergi antara Satbrimob Polda Jabar dan dunia pendidikan dalam memberikan pembinaan mental serta wawasan kebangsaan kepada generasi muda.

Rangkaian upacara bendera yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung khidmat, tertib, dan lancar. Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah serta foto bersama.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement