Semangat HUT Ke-81 RI, PLN Tasikmalaya dan PWI Tasikmalaya Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
PLN UP3 Tasikmalaya dan PWI Kota Tasikmalaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Disarankan:
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial D, terduga pelaku penyerangan brutal di sebuah gudang konveksi, Kecamatan Manonjaya, Senin (4/5/2026) malam. Pelaku yang berprofesi sebagai kurir ekspedisi ini diringkus sesaat setelah menyiramkan zat kimia berbahaya kepada para pegawai yang sedang bekerja.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial D, terduga pelaku penyerangan brutal di sebuah gudang konveksi, Kecamatan Manonjaya, Senin (4/5/2026) malam. Pelaku yang berprofesi sebagai kurir ekspedisi ini diringkus sesaat setelah menyiramkan zat kimia berbahaya kepada para pegawai yang sedang bekerja.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, bersama Kapolsek Manonjaya, AKP Soni Alamsyah, langsung meninjau kondisi sembilan orang korban yang kini tengah berjuang melawan rasa sakit di fasilitas medis.
AKP Herman Saputra mengungkapkan bahwa aksi nekat pelaku D bukan merupakan serangan acak, melainkan penganiayaan yang sudah direncanakan dengan matang. Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku sengaja mendatangi lokasi di Kampung Gunajaya sekira pukul 18.30 WIB dengan membawa cairan yang diduga air keras.
"Keterangan sementara, pelaku ini sakit hati oleh salah satu korban. Dia datang ke TKP membawa air keras, kemudian disiramkan ke arah korban secara membabi buta," ujar AKP Herman saat melakukan pengecekan korban di IGD RSUD dr. Soekardjo.
Meski dugaan kuat adalah air keras, pihak kepolisian masih melakukan uji laboratorium untuk memastikan jenis zat kimia tersebut. Saat ini, pelaku D telah dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Data terbaru mencatatkan total sembilan orang menjadi korban dalam peristiwa berdarah ini. Enam orang, termasuk seorang wanita, kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soekardjo dengan luka bakar yang cukup parah. Sementara tiga korban lainnya ditangani di puskesmas setempat.
"Kondisinya lumayan parah. Ada yang mengalami luka bakar di punggung, leher, muka, tangan, hingga kaki. Cairan tersebut mengenai tubuh korban secara acak karena disiramkan di dalam gudang yang sempit," tambah Kasat Reskrim.
Secara paralel, tim gabungan dari Pamapta 1 Polres Tasikmalaya Kota yang dipimpin Ipda Jonih Jonansa telah merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal. Polisi telah memasang garis polisi (police line) dan melakukan penyisiran detail di lokasi gudang konveksi tersebut.
Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sisa zat cair dan wadah yang digunakan pelaku. "Tim kami bekerja secara profesional di lapangan. Pengumpulan bukti fisik dan sinkronisasi keterangan saksi menjadi kunci untuk mengungkap kasus ini secara tuntas," tegas Ipda Jonih Jonansa.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian yang kini tengah menyusun berkas perkara untuk menjerat pelaku D dengan pasal penganiayaan berat berencana.
PLN UP3 Tasikmalaya dan PWI Kota Tasikmalaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com
Jadwal sholat hari ini di Kota Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.