Ikuti Kami :

Disarankan:

Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik, Hilirisasi Industri Jadi Andalan Ekonomi RI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 08:26 WIB
Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik, Hilirisasi Industri Jadi Andalan Ekonomi RI
Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik, Hilirisasi Industri Jadi Andalan Ekonomi RI. Foto: BPMI Setpres/ Muchlis Jr

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah melanjutkan strategi hilirisasi industri saat menghadiri kegiatan ekspor perdana baterai kendaraan listrik di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan terus memperkuat kebijakan hilirisasi sebagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ekspor perdana baterai kendaraan listrik menjadi salah satu bukti nyata pengembangan industri dalam negeri menuju nilai tambah yang lebih besar.

Melansir laman presidenri.go.id, Jumat (9/10/2026), pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri kegiatan di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

Menurut Prabowo, dimulainya ekspor baterai kendaraan listrik merupakan tonggak penting dalam perjalanan industrialisasi Indonesia. Capaian ini sekaligus memperkuat keyakinan pemerintah untuk melanjutkan strategi hilirisasi secara konsisten.

“Hari ini ekspor perdana baterai, kendaraan listrik adalah langkah penting. Ini adalah bukti nyata bahwa strategi hilirisasi kita benar dan akan kita teruskan dengan sebaik-baiknya,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Presiden menilai pengembangan industri berbasis hilirisasi perlu terus didorong agar Indonesia mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya yang dimiliki. Dengan demikian, pembangunan industri nasional diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Selain menyoroti capaian ekspor, Prabowo mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri tersebut. Ia menilai kepemimpinan, tata kelola, dan tanggung jawab perusahaan menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan kegiatan industri.

Perhatian terhadap masyarakat di sekitar kawasan industri juga mendapat apresiasi dari Kepala Negara. Menurutnya, upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat perlu terus dilakukan agar keberadaan industri memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial.

“Saya juga menyambut baik kepemimpinan, manajemen, dan rasa tanggung jawab dari perusahaan-perusahaan di kawasan ini. Saya melihat pembinaan saudara-saudara terhadap rakyat di sekitar sini sangat baik. Dan ini patut kita dukung dan patut kita teruskan,” katanya.

Prabowo Ingatkan Pentingnya Kelestarian Lingkungan

Di tengah percepatan pengembangan industri, Prabowo mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Pengelolaan limbah, menurutnya, menjadi salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan dalam kegiatan operasional perusahaan.

Presiden menekankan pentingnya menjaga kualitas air dan udara agar aktivitas industri tidak mengorbankan lingkungan hidup. Tanggung jawab tersebut dinilai penting untuk memastikan pembangunan tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Kita akan mempertahankan kualitas daripada air dan udara kita. Perhatikan pengelolaan limbah dengan baik. Masa depan kita, kita hadapi dengan baik, dengan penuh rasa tanggung jawab untuk anak dan cucu kita,” tuturnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan industrialisasi tidak hanya diukur dari peningkatan produksi dan ekspor, tetapi juga dari kemampuan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.

Tantangan Pembangunan Semakin Besar

Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan bahwa kemajuan industri nasional merupakan hasil perjalanan panjang yang melibatkan kontribusi banyak pihak, termasuk pemerintahan sebelumnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bekerja keras mewujudkan pembangunan nasional. Menurutnya, keberhasilan yang telah dicapai harus menjadi dorongan untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Prabowo juga mengingatkan bahwa semakin dekat suatu bangsa dengan cita-cita pembangunannya, semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi.

“Terima kasih semua unsur yang telah bekerja keras sehingga cita-cita kita makin dekat. Tapi saya ingatkan pepatah pendahulu-pendahulu kita, makin dekat kepada cita-cita makin berat tantangan. Tapi kita biasa menghadapi tantangan, kita berani menghadapi tantangan,” pungkasnya.

Ekspor perdana baterai kendaraan listrik tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan industri nasional. Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk melanjutkan hilirisasi dengan tetap memperhatikan tanggung jawab perusahaan, pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan lingkungan.

 

 

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement