Ikuti Kami :

Disarankan:

Traffic Light Simpang 4 Masjid Agung Tasikmalaya Kembali Normal, Pengendara Keluhkan Durasi Lampu Hijau Terlalu Singkat

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:54 WIB
Watermark
Traffic Light Simpang 4 Masjid Agung Tasikmalaya Kembali Normal, Pengendara Keluhkan Durasi Lampu Hijau Terlalu Singkat. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Traffic light di Simpang Empat Masjid Agung Kota Tasikmalaya yang sempat padam lebih dari satu pekan kini kembali berfungsi normal.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Lampu lalu lintas (traffic light) di Simpang Empat Masjid Agung Kota Tasikmalaya yang sebelumnya padam selama lebih dari satu pekan kini telah kembali berfungsi normal.

Kembalinya operasional traffic light di salah satu titik lalu lintas tersibuk di pusat Kota Tasikmalaya tersebut disambut positif oleh para pengguna jalan. Sebelumnya, kerusakan lampu lalu lintas sempat memicu kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk di pagi dan sore hari.

Simpang Empat Masjid Agung sendiri merupakan salah satu titik pertemuan kendaraan dari berbagai arah yang memiliki volume lalu lintas cukup tinggi setiap harinya. Karena itu, keberadaan traffic light dinilai sangat penting untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Salah seorang pengendara, Dede, mengaku bersyukur lampu lalu lintas tersebut akhirnya kembali beroperasi setelah sempat padam cukup lama. Namun, ia menyoroti adanya perubahan pada durasi pengaturan lampu yang menurutnya terasa lebih singkat dibanding sebelumnya.

"Alhamdulillah sekarang sudah kembali normal. Tapi yang saya rasakan ada perbedaan pada waktu lampunya. Tadi baru jalan saat lampu hijau, tidak lama langsung berubah merah lagi. Kalau dulu rasanya lebih lama," ujar Dede saat ditemui di Jalan Dokter Soekardjo, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, durasi lampu hijau yang terlalu singkat berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat kondisi lalu lintas sedang padat.

Ia khawatir kendaraan yang berada di belakang ikut bergerak ketika lampu hijau menyala, namun belum sempat melintasi persimpangan saat lampu berubah menjadi merah. Kondisi tersebut berisiko memicu konflik lalu lintas dengan kendaraan dari arah lain yang sudah mendapat giliran melaju.

"Kalau terlalu cepat berubah, takutnya kendaraan yang sudah terlanjur masuk ke tengah persimpangan jadi terjebak. Apalagi kalau dari arah lain sudah mulai jalan, tentu bisa berbahaya," katanya.

Selain mengeluhkan durasi lampu hijau, Dede juga menyoroti lamanya proses perbaikan traffic light yang berada di kawasan pusat kota tersebut.

Menurutnya, kerusakan lampu lalu lintas selama hampir 10 hari seharusnya bisa ditangani lebih cepat mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu simpul lalu lintas utama di Kota Tasikmalaya.

Ia berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dapat lebih responsif dalam menangani gangguan fasilitas lalu lintas demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Hampir 10 hari lampunya padam. Saya berharap pemerintah bisa lebih cepat merespons ketika ada kerusakan seperti ini karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Apalagi lampu lalu lintas di beberapa titik Kota Tasikmalaya juga sering mengalami gangguan," ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan, belum memberikan keterangan resmi terkait waktu pasti normalisasi traffic light tersebut maupun alasan perubahan durasi pengaturan lampu lalu lintas di Simpang Empat Masjid Agung.

Masyarakat berharap keberadaan traffic light yang kini kembali berfungsi dapat mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan di kawasan pusat kota, sekaligus diikuti dengan evaluasi pengaturan waktu lampu agar sesuai dengan kondisi arus lalu lintas di lapangan.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement