Ikuti Kami :

Disarankan:

Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dekat Warungnya di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Jumat, 07 Agustus 2026 | 13:55 WIB
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dekat Warungnya di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dekat Warungnya di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Sukirman

Seorang pria berinisial AK ditemukan meninggal dunia di dekat warung miliknya di Lingkungan Cikadu Blok Ciaren, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jumat (7/8/2026).

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Warga Lingkungan Cikadu Blok Ciaren, RT 29 RW 13, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, digemparkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa di dekat warung miliknya pada Jumat (7/8/2026) pagi. 

Korban ditemukan dengan sejumlah luka yang diduga akibat tindak kekerasan, sehingga memunculkan dugaan kasus pembunuhan.

Peristiwa tragis tersebut kali pertama diketahui oleh istri korban saat hendak menemui suaminya sekitar pukul 06.00 WIB. Saat tiba di lokasi, korban yang diketahui berinisial AK, ditemukan tergeletak di dekat warung dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Ketua RT setempat, Nana, mengatakan korban ditemukan dengan dua luka di bagian perut yang menyerupai bekas tusukan benda tajam.

“Korban ditemukan dalam kondisi terkapar dan terdapat dua titik luka di bagian perut yang diduga akibat tusukan,” ujar Nana.

Menurutnya, korban dikenal warga sebagai anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sekaligus pengatur lalu lintas atau yang biasa disebut “pak ogah” di kawasan pertigaan menuju arah Dobo.

“Sehari-harinya korban bekerja sebagai pengatur lalu lintas di sekitar pertigaan arah Dobo dan juga aktif sebagai anggota Satlinmas,” tambahnya.

Polisi Temukan Sejumlah Barang Bukti di Lokasi

Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Pramono Adi, membenarkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan dalam kasus tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan bercak darah serta beberapa barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, termasuk senjata tajam dan potongan kayu yang kini diamankan sebagai barang bukti.

“Dari hasil olah TKP, kami menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada dugaan pembunuhan. Korban mengalami pendarahan di bagian perut saat ditemukan,” kata Iptu Pramono.

Untuk memastikan penyebab kematian korban, jenazah telah dibawa ke rumah sakit guna menjalani visum dan autopsi. Hasil pemeriksaan medis nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik dalam mengungkap kronologi serta motif di balik kejadian tersebut.

Menunggu Hasil Autopsi

Meski ditemukan dua luka di bagian perut, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban sebelum hasil autopsi resmi diterima.

Saat ini area lokasi penemuan korban masih dipasangi garis polisi guna memudahkan proses penyelidikan. Tim Satreskrim Polres Banjar juga terus mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri berbagai kemungkinan untuk mengungkap pelaku serta motif yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada pihak berwenang guna membantu proses penyelidikan.

Hingga berita ini diturunkan, kasus penemuan pria tewas di Karangpanimbal, Kota Banjar, masih dalam penanganan intensif Satreskrim Polres Banjar.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement