Ikuti Kami :

Disarankan:

Puncak HUT ke-67 SMPN 3 Tasikmalaya Berlangsung Semarak, Sekda Asep Goparullah Ajak Alumni Atasi Keterbatasan Lahan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:37 WIB
Puncak HUT ke-67 SMPN 3 Tasikmalaya Berlangsung Semarak, Sekda Asep Goparullah Ajak Alumni Atasi Keterbatasan Lahan
Puncak HUT ke-67 SMPN 3 Tasikmalaya Berlangsung Semarak, Sekda Asep Goparullah Ajak Alumni Atasi Keterbatasan Lahan. Foto: Kristian.

Puncak peringatan HUT ke-67 SMPN 3 Kota Tasikmalaya pada Kamis (20/8/2026) diisi dengan jalan santai, penyerahan doorprize, dan pemotongan tumpeng bersama Sekda Kota Tasikmalaya Asep Goparullah.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — SMPN 3 Kota Tasikmalaya merayakan puncak hari jadinya yang ke-67 tahun di lapangan sekolah, Kamis (20/8/2026) pagi.

Puncak acara diawali dengan jalan santai yang diikuti seluruh peserta didik, tenaga pendidik, guru, kepala sekolah, masyarakat, dan alumni. Panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik, salah satunya sepeda listrik. Kemeriahan berlanjut pada sesi seremonial pemotongan kue dan nasi tumpeng yang secara simbolis diberikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Asep Goparullah.

Asep Goparullah, yang juga merupakan alumni SMPN 3 Kota Tasikmalaya, tampak terharu melihat almamaternya telah menginjak usia ke-67 tahun. Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar bagi sekolah tersebut.

"Pertama atas nama Pemerintah Kota Tasikmalaya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 67, mudah-mudahan di 67 tahun ini, SMPN 3 terus bisa berkiprah dunia pendidikan, dan menjadikan SMP yang betul-betul SMP unggul di Kota Tasikmalaya," kata Asep dalam sambutannya, Kamis (20/8/2026).

Asep menegaskan pentingnya peran guru dalam membina karakter peserta didik di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

"Pembinaan-pembinaan akhlak sangat penting bagi kita semua, menghadapi situasi kondisi di era digitalisasi ini, dan tentunya kami berharap kepada rekan-rekan, pendidik, guru untuk bisa mendidik anak-anak kita yang betul-betul bisa menjadikan anak-anak yang cerdas, dan berakhlak, dan tentu juga bisa berkompetensi di masa yang akan datang," harapnya.

Asep yang turut memberikan bantuan untuk keberlangsungan sekolah juga mengimbau seluruh alumni yang telah sukses agar ikut menyokong kemajuan SMPN 3.

"Dan sebagaimana juga kita maklumi bahwa SMPN 3 ini adalah SMP yang luasannya terkecil di Kota Tasik, di samping luasan yang terkecil kondisinya juga relatif mungkin perlu adanya dukungan itu, mari bersama-sama mendukung untuk menyukseskan program-program yang akan dilaksanakan ibu sekolah," pesannya.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Kota Tasikmalaya, Titin Suryani, menjelaskan bahwa peringatan HUT ke-67 ini mengusung tema "Ngahiji Dina Sora, Ngajaya Dina Karya". Rangkaian acara sudah dimulai sejak 1 Agustus 2026 dengan mengumpulkan para alumni.

"Kegiatannya dari tanggal 1 ada sora-sora (suara) alumni. Di sana berkumpul, kita diskusi, minta saran dari para alumni untuk kemajuan SMPN 3 ini," ujar Titin.

Titin menambahkan, pada 18 Agustus digelar permainan tradisional untuk memeriahkan peringatan HUT RI. Kemudian pada 19 Agustus dilanjutkan penampilan empat finalis lomba Ngadongeng, Borangan, Pupuh, dan Sajak sebagai ajang seleksi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI).

"Tadi pagi ada jalan santai, dan yang keduanya adalah seremonial yang tadi sudah digelar," jelas Titin mengenai puncak acara.

Di usia ke-67, Titin mengakui pihak sekolah masih menghadapi keterbatasan lahan.

"Tantangannya ini kan lokasinya sempit sekali. Harapannya ingin bisa perluasan wilayah kalau memungkinkan. Itu mimpi yang paling tinggi, apa mungkin atau tidak, tetapi kan semua berawal dari mimpi, mudah-mudahan saja," ungkapnya.

Untuk menyiasati lahan, sekolah merencanakan pembangunan vertikal di area belakang yang kurang optimal dari segi pencahayaan dan sirkulasi udara karena berdempetan dengan SMPN 10 dan kantin.

"Nah itu rencananya di side plan perencanaan ke depan kita jadikan ruang olahraga semi indoor. Sehingga olahraga yang sifatnya senam tidak perlu di lapangan, bisa juga di situ," katanya.

Titin menambahkan, proposal renovasi untuk enam ruang kelas di sudut sekolah juga telah diajukan. "Ya mudah-mudahan saja di ACC," harapnya.

Titin mengapresiasi tinggi besarnya kepedulian para alumni dalam mendukung sarana sekolah, termasuk dalam pembangunan aula.

"Pak Sekda alumni sama itu tahun 1985. Alhamdulillah barusan juga memberikan untuk meneruskan penggantian dinding dengan sliding door. Kita tinggal satu lokal lagi yang belum, karena kehabisan dana. Mudah-mudahan bisa terealisasi. Banyak alumni juga yang berkontribusi, seperti Haji Iman dan lain-lainnya," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement