Ikuti Kami :

Disarankan:

Ramadan Penuh Cahaya di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, 800 Santri Ikuti Tadarus Massal dan Program One Day One Qur’an

Rabu, 04 Maret 2026 | 16:41 WIB
Watermark
Suasana tadarus massal santri Pondok Pesantren Darussalam Ciamis dalam rangkaian program Ramadan 1447 H. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian Libelvalen

Bulan suci Ramadan menghadirkan suasana yang berbeda di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis. Ratusan santri tampak khusyuk mengikuti tadarus massal yang digelar usai Salat Dzuhur berjamaah di Gedung Nadwatul Ummah, Rabu (4/3/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Bulan suci Ramadan menghadirkan suasana yang berbeda di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis. Ratusan santri tampak khusyuk mengikuti tadarus massal yang digelar usai Salat Dzuhur berjamaah di Gedung Nadwatul Ummah, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan yang dirancang secara intensif oleh pihak pesantren. Tidak sekadar tadarus biasa, program tersebut disusun untuk menguatkan identitas Ramadan sebagai *syahrul Qur’an* atau bulan Al-Qur’an.

Pimpinan Muda Darussalam, Defikri Natadiwangsa (31), menjelaskan bahwa tadarus tidak hanya dilakukan selepas Dzuhur. Para santri diwajibkan membawa Al-Qur’an setiap selesai salat, bahkan sebelum salat dimulai.

“Santri tidak hanya tadarus setelah Dzuhur saja. Setiap habis salat, bahkan sebelum salat, mereka diwajibkan membawa Al-Qur’an ke masjid maupun ke gedung ini untuk melaksanakan tadarus,” ujarnya.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum utama untuk meningkatkan interaksi santri dengan Al-Qur’an, baik melalui membaca, mengkaji, maupun menghafal. Karena itu, pesantren menetapkan target khusus agar para santri mampu meningkatkan capaian ibadah selama bulan suci.

“Target pasti ada. Karena Ramadan adalah syahrul Qur’an, maka santri didorong untuk terus membaca, mengkaji, dan menghafal Al-Qur’an,” jelasnya.

Tasmi Al-Qur’an Jadi Puncak Kegiatan

Sebagai puncak rangkaian kegiatan Ramadan, pesantren akan menggelar tasmi Al-Qur’an pada Kamis mendatang. Acara tersebut akan menampilkan para hafidz dan hafidzah yang membacakan hafalannya secara bergantian dari pagi hingga sore hari.

“Insyaallah Kamis nanti akan ada tasmi Qur’an yang menampilkan para hafidz-hafidzah sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan Ramadan di Darussalam,” tambah Defikri.

Secara keseluruhan, jumlah santri Darussalam mencapai sekitar 1.200 orang. Namun dalam kegiatan tadarus massal kali ini, sekitar 800 santri hadir karena sebagian lainnya tengah mengikuti ujian madrasah.

Pihak pesantren menetapkan target harian minimal satu hingga dua halaman bacaan Al-Qur’an. Bahkan, santri didorong agar mampu khatam selama Ramadan berlangsung.

“Minimal satu atau dua halaman setiap hari. Kalau bisa selama Ramadan sampai khatam,” katanya.

Tarawih Pukul 02.00 Dini Hari

Suasana Ramadan di Darussalam tidak hanya terasa pada siang hari. Pesantren memiliki tradisi unik dengan melaksanakan salat tarawih pada pukul 02.00 dini hari sebagai bagian dari qiyamu Ramadan.

Pola ini bertujuan membiasakan santri untuk bangun malam dan melaksanakan tahajud sebelum sahur dan salat Subuh berjamaah.

Salah seorang santri asal Sukadana, Ciamis, Kayla Azka Nadhifah (15), mengaku menikmati pola ibadah tersebut. Menurutnya, pengalaman tarawih dini hari memberikan kesan tersendiri.

“Biasanya orang salat tarawih setelah Isya, tapi di sini jam 2 pagi. Setelah tarawih bisa langsung sahur lalu persiapan jamaah Subuh. Rasanya menarik dan berbeda,” ungkapnya.

Aktivitas santri selama 24 jam pun tersusun rapi, mulai dari tarawih dini hari, sahur, salat Subuh berjamaah, kuliah subuh, hingga tadarus dan pengajian sore. Pesantren juga menggelar program *one day one Qur’an* serta ngabuburit bazar Ramadan.

Ramadan di Darussalam bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter melalui kedisiplinan dan penguatan spiritual, baik siang maupun malam hari.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement