Ikuti Kami :

Disarankan:

Regulator Gas Bocor, Warung Nasi di Ciamis Nyaris Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan

Senin, 27 April 2026 | 07:54 WIB
Regulator Gas Bocor, Warung Nasi di Ciamis Nyaris Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Regulator Gas Bocor, Warung Nasi di Ciamis Nyaris Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan. Foto: Istimewa

Sebuah warung nasi di kawasan Jalan RD Oto Iskandar Dinata, Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis, nyaris ludes terbakar akibat kebocoran regulator gas elpiji, Minggu (26/4/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Sebuah warung nasi di kawasan Jalan RD Oto Iskandar Dinata, Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis, nyaris ludes terbakar akibat kebocoran regulator gas elpiji, Minggu (26/4/2026).

Beruntung, insiden tersebut dapat segera ditangani oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis yang saat itu tengah melakukan pengamanan kegiatan di sekitar lokasi.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.45 WIB saat pemilik warung, Ibu Tini, sedang memasak di dapur. Diduga, kebocoran pada regulator gas memicu percikan api yang langsung menyambar area dapur.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa api sempat mengenai korban hingga menyebabkan luka bakar ringan.

“Peristiwa terjadi saat korban sedang memasak. Diduga ada kebocoran regulator gas, sehingga api menyambar dan mengenai tangan korban,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Korban yang mengalami luka bakar ringan di bagian tangan langsung dilarikan ke RSUD Ciamis menggunakan ambulans yang kebetulan sedang siaga di lokasi kegiatan.

Api sendiri hanya membakar sebagian kecil area dapur dengan luas sekitar 1 x 1 meter dari total bangunan warung berukuran 6 x 10 meter.

Petugas Damkar yang berada di lokasi dengan sigap melakukan pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dalam waktu singkat, api berhasil dikendalikan dan tidak sempat merambat ke bagian lain bangunan.

“Pemadaman dilakukan menggunakan APAR dan dilanjutkan dengan observasi untuk memastikan api benar-benar padam,” kata Budi.

Penanganan selesai sekitar pukul 10.50 WIB. Dalam kejadian ini, Damkar Ciamis mengerahkan satu unit armada pancar dan enam personel.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait pentingnya pengecekan rutin tabung dan regulator gas guna mencegah kejadian serupa.

Akibat insiden tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 ribu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memastikan kondisi peralatan memasak, khususnya regulator dan tabung gas, dalam keadaan aman sebelum digunakan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement