Ikuti Kami :

Disarankan:

Resmi Tutup Priangan Bamboo Fest 2026, Wakil Wali Kota Diky Candra Dorong Pembentukan Bidang Kehutanan di Pemkot Tasikmalaya

Senin, 19 Oktober 2026 | 16:26 WIB
Resmi Tutup Priangan Bamboo Fest 2026, Wakil Wali Kota Diky Candra Dorong Pembentukan Bidang Kehutanan di Pemkot Tasikmalaya
Resmi Tutup Priangan Bamboo Fest 2026, Wakil Wali Kota Diky Candra Dorong Pembentukan Bidang Kehutanan di Pemkot Tasikmalaya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra menutup Priangan Bamboo Fest 2026 di PPIK Cibeureum, Minggu (18/10/2026), sekaligus mendorong pembentukan Bidang Kehutanan dan Arboretum Bambu.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, secara resmi menutup rangkaian gelaran Priangan Bamboo Fest 2026 yang berlangsung di Kompleks PPIK, Jalan Mashudi, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Minggu (18/10/2026) malam.

Acara penutupan yang berlangsung meriah tersebut diisi dengan ungkapan rasa syukur dan apresiasi tinggi dari Diky kepada seluruh jajaran panitia, pelaku perajin, serta pihak yang telah menyukseskan perhelatan seni dan kriya berbasis bambu tersebut.

Meski sukses digelar, Diky memberikan catatan evaluasi, khususnya terkait strategi publikasi dan promosi media agar pelaksanaan festival di tahun-tahun mendatang dapat menjangkau masyarakat luas.

"Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Saya menyadaei masih banyak yang belum tau kegiatan ini, akan tetapi ke depan di tahun-tahun selanjut acara ini akan semakin meriah," ujar Diky, Minggu (18/10/2026) malam.

Inisiasi Bidang Kehutanan dan Potensi Kawasan Arboretum Bambu

Di samping aspek publikasi, Diky melontarkan gagasan strategis bagi penguatan kelembagaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya. Pihaknya mendorong penataan struktur organisasi daerah dengan membentuk Bidang Kehutanan secara khusus.

Langkah ini dinilainya sangat krusial agar Pemkot Tasikmalaya memiliki kesiapan administratif dan teknis dalam menyerap serta mengelola alokasi anggaran maupun program bantuan dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat hingga kementerian di tingkat pusat.

Diky menegaskan, Wilayah Priangan Timur, meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya, telah ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai kawasan pusat bambu regional.

"Setahun yang lalu pernah diajukan, namin belum terealisasi. Mudah-mudahan segera terealisasi. Keberadaan bidang kehutanan sangat relevan mengingat potensi besar Tasikmalaya di sektor bambu. Potensi ini harus didukung dengan kelembagaan yang kuat dan program yang berkelanjutan, salah satunya melalui pengembangan kawasa arboretum bambu," jelas Diky.

Lebih lanjut, Diky membayangkan jika Kawasan Arboretum Bambu tersebut berhasil terwujud di Kota Tasikmalaya, fasilitas itu dapat diintegrasikan dengan ruang ekspresi seni publik dan arena rekreasi kreatif anak muda, seperti panggung skate, guna memajang pelbagai instrumen musik dan hasil kerajinan berbahan baku bambu.

"Harapan saya ketika kawasan Arboretum terealisasi agar ada panggung skate untuk memamerkan alat seni dari bambu," harap Diky.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement