TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kondisi tumpukan sampah di Jalan Mayor SL Tobing, tepatnya di sekitar Hotel Borobudur, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, kian memprihatinkan. Hingga Selasa (5/5/2026) malam, sampah yang tak kunjung diangkut tersebut menggunung dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat hingga mengganggu kenyamanan warga serta pengguna jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan yang kontras dengan suasana kota. Tumpukan sampah tersebut terlihat memanjang diperkirakan mencapai 30 meter, dengan lebar 5 meter dan ketinggian hingga 2 meter.
Ujang (53), salah seorang petugas sosial yang sehari-harinya membantu menaikkan sampah ke armada angkutan, menuturkan bahwa penumpukan ini sudah terjadi selama hampir satu pekan terakhir.
"Sudah lima hari belum diangkut-angkut," ungkap Ujang saat ditemui di lokasi, Selasa malam.
Menurut Ujang, mandeknya pengangkutan sampah ini merupakan imbas dari aksi yang dilakukan oleh para petugas kebersihan. Ia menduga adanya keterlambatan pembayaran upah yang membuat para petugas enggan beroperasi secara normal.
"Karena ada demo (aksi), kan belum pada digaji," ujarnya singkat.
Volume sampah yang sangat besar dinilai tidak akan bisa tertangani dengan cepat jika hanya mengandalkan tenaga manusia. Ujang menyebutkan sempat ada rencana penggunaan alat berat untuk membersihkan tumpukan tersebut, namun hingga kini rencana itu belum terealisasi.
"Tadinya ini mau diangkut pakai alat berat, tapi tidak jadi. Mungkin masalahnya (internal) belum beres," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kabid Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, Fery Arif Maulana. Namun, pesan singkat yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp belum mendapatkan jawaban.
Kondisi ini dikhawatirkan akan semakin memburuk jika tidak segera ditangani, mengingat Jalan Mayor SL Tobing merupakan salah satu akses jalan yang cukup padat dan lokasi penumpukan sampah berada di dekat fasilitas publik seperti hotel.