Ikuti Kami :

Disarankan:

SMK BPN Kota Tasikmalaya Gelar Upacara Hardiknas 2026 dan Lepas 188 Siswa Purnawiyata

Selasa, 05 Mei 2026 | 13:05 WIB
SMK BPN Kota Tasikmalaya Gelar Upacara Hardiknas 2026 dan Lepas 188 Siswa Purnawiyata
SMK BPN Kota Tasikmalaya Gelar Upacara Hardiknas 2026 dan Lepas 188 Siswa Purnawiyata. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

SMK Bina Putera Nusantara (BPN) Kota Tasikmalaya menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Selasa (5/5/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Sri Pujiani.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – SMK Bina Putera Nusantara (BPN) Kota Tasikmalaya menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Selasa (5/5/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Sri Pujiani.

Selain upacara, momen tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan 188 siswa purnawiyata kelas 12 dan 13 tahun ajaran 2025–2026. Prosesi pelepasan ditandai dengan pencopotan atribut sekolah berupa topi dan dasi, serta pengembalian atribut kepada ketua komite oleh Ketua Yayasan Uus Rusyamsi Afandi bersama Kepala Sekolah.

Dalam amanatnya, Sri Pujiani menekankan bahwa tema Hardiknas 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, menjadi pengingat pentingnya sinergi seluruh elemen pendidikan.

“Hari ini kita merefleksikan peran masing-masing di dunia pendidikan. Pendidikan berkualitas tidak bisa dibentuk oleh satu atau dua pihak saja, tetapi oleh tiga pilar, yakni sekolah sebagai penyelenggara, guru dan tenaga kependidikan, serta siswa itu sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, ketiga pilar tersebut harus berjalan secara holistik. Jika sinergi terjalin dengan baik, maka lulusan yang dihasilkan akan unggul, kompeten, dan sesuai dengan visi misi sekolah.

Ia menjelaskan, sekolah sebagai penyelenggara pendidikan memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyenangkan, dan berkualitas. Sementara guru dan tenaga kependidikan dituntut profesional serta memiliki kompetensi pedagogik yang memadai.

Di sisi lain, siswa diharapkan memiliki semangat juang tinggi, tekun, dan pantang menyerah dalam menempuh pendidikan.

“Jika ketiga komponen ini bersinergi, insyaallah lulusan kami akan kompeten dan berkualitas,” tambahnya.

Sri juga menyampaikan bahwa pelepasan siswa menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan. Ia berharap bekal ilmu yang diperoleh selama di bangku sekolah dapat menjadi modal untuk meraih kesuksesan di masa depan.

“Kami dari sekolah dan para guru mendoakan agar seluruh lulusan sukses, sehat selalu, dan mampu mencapai cita-citanya,” katanya.

Dari total lulusan tahun ini, sebagian telah diterima di perguruan tinggi melalui jalur prestasi. Sementara lainnya masih mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Tak hanya itu, sejumlah siswa juga telah direkrut oleh perusahaan setelah menjalani praktik kerja lapangan (PKL) dan proses wawancara. Bahkan, sekitar 17 lulusan berencana melanjutkan pendidikan ke Jepang dan saat ini tengah mengikuti pelatihan bahasa di pusat pendidikan dan pelatihan milik sekolah.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan SMK BPN, Uus Rusyamsi Afandi, berharap momentum Hardiknas 2026 dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Sebagai penyelenggara pendidikan, kami berharap momentum ini menjadi dorongan untuk lebih baik ke depan, baik bagi siswa, guru, maupun seluruh civitas SMK BPN,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement