TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Suasana haru menyelimuti area Gedung Dakwah Islamiyah, Kecamatan Tawang, saat ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Tasikmalaya yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 28 dan 29 diberangkatkan menuju Embarkasi Indramayu, Rabu (13/5/2026) dini hari. Isak tangis keluarga pecah saat para jemaah satu per satu menaiki bus di tengah lambaian tangan ribuan pengantar yang memadati lokasi.
Pemberangkatan kloter terakhir ini dilepas langsung oleh Plh Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, didampingi Ketua DPRD H. Aslim beserta jajaran pimpinan lainnya, Kepala Kemenhaj, serta sejumlah pejabat penting. Di antara ratusan jemaah yang berangkat, turut serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Asep Goparullah, beserta istri.
Dalam sambutan pelepasannya, Diky Candra menyampaikan pesan menyentuh mengenai betapa istimewanya kesempatan menunaikan ibadah haji. Ia mengingatkan para jemaah bahwa di luar sana masih banyak umat Islam yang sangat mendambakan panggilan ke tanah suci.
"Di belakang Bapak-Ibu masih banyak yang ingin naik haji termasuk saya. Bahkan ada yang sampai menangis terus di masjid ingin dipanggil menjadi tamu Allah. Untuk itu, saya mohon manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin," ujar Diky.
Selain meminta jemaah untuk mematuhi aturan petugas, Diky juga menitipkan doa bagi kemajuan daerah. "Minta doa, mudah-mudahan Kota Tasik akan membawa kebaikan-kebaikan dari doa Bapak-Ibu semuanya. Semoga selamat dalam perjalanan sehingga menjadi haji yang mabrur," harapnya.
Rincian Kloter dan Kondisi Jemaah
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya, Husna Mustofa, menjelaskan bahwa pemberangkatan kali ini terdiri dari Kloter 28 dan Kloter 29 dengan total 467 orang.
* Kloter 28: Terdiri dari 445 jemaah ditambah 4 orang petugas.
* Kloter 29: Terdiri dari 22 jemaah dan 1 orang petugas.
* Armada: Diberangkatkan menggunakan 12 unit bus utama ditambah satu bus cadangan.
Para jemaah dijadwalkan tiba di Embarkasi Indramayu sekira pukul 10.00 WIB sebelum nantinya terbang menuju tanah suci melalui Bandara Kertajati, Majalengka.
Husna memaparkan bahwa dari total jemaah yang berangkat, terdapat 130 orang yang masuk kategori lansia (di atas 60 tahun) dan 12 jemaah yang menggunakan kursi roda. Menariknya, terdapat satu jemaah termuda yang berusia 15 tahun, yang berangkat untuk menggantikan almarhum ayahnya.
Seluruh dokumen perjalanan dipastikan telah lengkap, namun jemaah akan tetap menjalani pemeriksaan kesehatan terakhir di embarkasi untuk memastikan kelayakan terbang.