Jadwal Sholat Hari Ini di Kota Tasikmalaya, Jumat 5 Juni 2026
Jadwal sholat hari ini di Kota Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
Rentetan aksi nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri kembali mengguncang wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota. Belum juga tuntas pihak kepolisian mengurus dan mengidentifikasi jasad pria berjubah yang tergantung di Jembatan Binuang, Ciawi, insiden serupa kembali terjadi di wilayah perkotaan pada Kamis (4/6/2026) sore.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Rentetan aksi nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri kembali mengguncang wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota. Belum juga tuntas pihak kepolisian mengurus dan mengidentifikasi jasad pria berjubah yang tergantung di Jembatan Binuang, Ciawi, insiden serupa kembali terjadi di wilayah perkotaan pada Kamis (4/6/2026) sore. Kali ini, peristiwa memilukan tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.
Penemuan jasad di dalam rumah ini langsung memicu kehebohan luar biasa di kalangan masyarakat setempat. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi kejadian, korban yang merupakan seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung pada kusen kamar tidurnya menggunakan seutas tali.
Peristiwa tragis di Mangkubumi ini pertama kali terungkap ketika istri korban melangkah masuk ke dalam rumah setelah seharian beraktivitas di luar. Berdasarkan penuturan salah seorang warga sekitar lokasi kejadian, Yuyu (45), sang istri langsung histeris saat mendapati suaminya sudah terbujur kaku di kusen kamar.
Menurut keterangan dari pihak kerabat, korban yang diperkirakan berusia sekitar 60-an tahun tersebut memang sedang mengidap suatu penyakit. Sebelum ditemukan bernyawa di gantungan tali pada sore hari, beberapa saudara sempat melihat korban masih terbaring lemas di dalam kamarnya pada siang hari lantaran kondisi kesehatannya yang terus menurun.
"Ketemu oleh istrinya sepulang kerja, kata saudaranya sih masih terbaring pada siang hari, emang karena sakit, usianya diperkirakan 60-an," ujar Yuyu saat memberikan kesaksian mengenai situasi di sekitar lokasi kejadian, Kamis (4/6/2026) sore.
Pantauan terkini di lapangan menunjukkan bahwa rumah tempat kejadian perkara (TKP) langsung dipadati oleh ratusan warga sekitar yang penasaran sekaligus prihatin dengan musibah beruntun yang menimpa wilayah Tasikmalaya. Jajaran kepolisian dari Polsek Mangkubumi bersama Tim Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota pun sudah tiba di lokasi untuk mengamankan area serta menggelar olah TKP awal guna memeriksa kondisi fisik korban.
Insiden di Cigantang ini memperpanjang daftar kelam kasus bunuh diri di Tasikmalaya dalam satu hari yang sama. Beberapa jam sebelumnya, Tim Forensik bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota baru saja berhasil mengungkap identitas jasad pria misterius berbaju gamis putih yang menggantung di bawah Jembatan Binuang, Ciawi.
Melalui pencocokan sidik jari yang berlangsung di Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo, jasad berjubah di jembatan itu teridentifikasi sebagai Alfan Fawwazi (23), warga Kampung Sukasetia, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Beruntunnya kasus gantung diri dalam kurun waktu beberapa jam ini kini menjadi sorotan tajam sekaligus pekerjaan rumah besar bagi pihak kepolisian dan instansi terkait di Tasikmalaya.
Jadwal sholat hari ini di Kota Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Suasana senja di Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya mendadak gempar pada Kamis (4/6/2026) sore. Langkah kaki seorang istri yang baru saja pulang mencari nafkah seketika berubah menjadi mimpi buruk saat dirinya mendapati sang suami sudah terbujur kaku mengakhiri hidup di dalam rumah mereka.
Aksi sigap warga dan kepolisian berhasil menyatukan kembali seorang balita laki-laki yang sempat terpisah dari orang tuanya di kawasan Pasar Pancasila, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026). Bocah malang berusia kurang dari 4 tahun tersebut sempat diamankan ke markas kepolisian sebelum akhirnya dijemput oleh pihak keluarga yang panik mencari keberadaannya.