TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Tim Inafis (Identifikasi) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat melakukan penyelidikan ilmiah guna mengungkap identitas sesosok mayat pria misterius yang ditemukan tewas tergantung di bawah Jembatan Binuang, Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. Jasad pria yang belum diketahui jati dirinya tersebut kini telah dievakuasi dan tiba di Kamar Mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Ambulans yang membawa jenazah pria malang itu terpantau tiba di area instalasi pemulasaraan jenazah RSUD dr. Soekardjo pada Kamis (4/6/2026) siang tepat pukul 12.41 WIB. Petugas medis dari kamar mayat rumah sakit plat merah tersebut langsung bersiaga dan berkoordinasi intensif sembari menunggu kedatangan personel Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota yang akan melakukan pemeriksaan luar (visum et repertum) serta pengambilan sampel sidik jari korban.
Sebelum jenazah digeser ke RSUD dr. Soekardjo, Tim Inafis bersama jajaran Polsek Ciawi terlebih dahulu telah melaksanakan prosedur olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara mendalam di lokasi penemuan, yakni di kawasan Jembatan Binuang, RT 01, RW 10, Desa Pasirhuni. Petugas mengumpulkan sejumlah barang bukti petunjuk di sekitar struktur bawah jembatan rel kereta api tersebut guna memastikan titik terang di balik peristiwa gantung diri yang sempat menggerakkan warga sekitar persawahan itu.
Berdasarkan data awal yang dihimpun tim medis dan kepolisian dari saksi mata di lapangan, yakni Edi Suryana (45), jasad pria misterius yang dievakuasi ke RSUD dr. Soekardjo ini ditemukan dalam kondisi mengenakan setelan pakaian kain berwarna putih yang menyerupai baju gamis. Tidak ditemukannya satu pun dokumen kependudukan seperti KTP atau dompet di pakaian korban membuat proses identifikasi di kamar mayat menjadi kunci utama penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, ruang Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya kini menjadi pusat penanganan perkara sekaligus lokasi bagi masyarakat yang hendak melakukan konfirmasi. Pihak kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah Ciawi dan sekitarnya yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri pria dewasa mengenakan pakaian gamis putih agar segera mendatangi RSUD dr. Soekardjo atau menghubungi kantor polisi terdekat.
Pihak RSUD dr. Soekardjo dan Tim Inafis berkomitmen untuk merampungkan pemeriksaan fisik dan sidik jari sesegera mungkin agar jasad korban dapat segera dikenali oleh pihak keluarga dan bisa dimakamkan secara layak. Pengungkapan identitas ini dinilai krusial oleh penyidik Satreskrim guna menelusuri motif tersembunyi maupun riwayat di balik aksi nekat gantung diri yang belakangan ini dilaporkan marak terjadi di wilayah Tasikmalaya.