Ikuti Kami :

Disarankan:

Tinjau 6 Lokasi, Wali Kota Viman Alfarizi Ramadan Pastikan Program TK Negeri Rakyat Gratis Berjalan Optimal

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:25 WIB
Tinjau 6 Lokasi, Wali Kota Viman Alfarizi Ramadan Pastikan Program TK Negeri Rakyat Gratis Berjalan Optimal
Tinjau 6 Lokasi, Wali Kota Viman Alfarizi Ramadan Pastikan Program TK Negeri Rakyat Gratis Berjalan Optimal.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan meninjau pelaksanaan Program TK Negeri Rakyat di 6 lokasi (6/8/2026). Program ini memberikan pendidikan prasekolah gratis bagi 850 anak prasejahtera.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, turun langsung melakukan monitoring pelaksanaan Program TK Negeri Rakyat di sejumlah wilayah Kota Tasikmalaya pada Kamis (6/8/2026).

Didampingi Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, peninjauan lapangan ini menyasar ke enam titik lokasi, yaitu TK Pertiwi, TK Aisyiyah Cisalak Benda, TK Pelita, TK At-Taqwa, TK Dewi Sartika, serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tamansari.

Dalam peninjauan tersebut, Viman dan dr. Elvira berinteraksi hangat dengan para peserta didik, tenaga pendidik, kepala sekolah, hingga orang tua murid untuk menyerap secara langsung masukan dan kendala di lapangan sebagai bahan evaluasi.

Viman menegaskan bahwa monitoring ini bertujuan untuk memastikan proses kegiatan belajar mengajar berjalan optimal, menguji kesiapan para guru, serta menjamin anak-anak penerima manfaat memperoleh layanan pendidikan PAUD yang layak, ramah, dan bebas diskriminasi.

"Program TK Negeri Rakyat ini merupakan implementasi dari program prioritas Tasik Pintar yang dijalankan Pemkot Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan sebagai inovasi layanan Posyandu Istimewa di Bidang Pendidikan," jelas Viman Alfarizi Ramadan.

Viman membeberkan bahwa Program TK Negeri Rakyat dirancang untuk memberikan akses pendidikan prasekolah secara cuma-cuma bagi anak usia 5–6 tahun yang berasal dari keluarga prasejahtera, khususnya kelompok Desil 1 dan Desil 2. Pada tahap awal peluncuran, program ini telah menjangkau sebanyak 850 anak penerima manfaat yang tersebar di pelbagai TK di Kota Tasikmalaya.

Melalui program prioritas ini, Pemkot Tasikmalaya menanggung seluruh beban biaya pendidikan peserta didik. Bantuan mencakup penyediaan seragam sekolah, tas, sepatu, hingga dukungan biaya operasional sekolah (BOP).

"Pendidikan anak usia dini adalah fondasi krusial dalam membentuk karakter, kemampuan belajar, dan kepercayaan diri anak. Keterbatasan ekonomi tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Program ini juga mendukung suksesnya Wajib Belajar 13 Tahun sekaligus menuntaskan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di usia 5–6 tahun," tegas Viman.

Seluruh temuan dari hasil monitoring di enam lokasi tersebut akan dijadikan catatan evaluasi komprehensif bagi Pemkot Tasikmalaya. Penyempurnaan akan dilakukan mulai dari aspek keakuratan pendataan penerima manfaat, pendampingan belajar, efisiensi distribusi perlengkapan sekolah, hingga peningkatan mutu layanan guru.

"Pemerintah Kota Tasikmalaya berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Jangan sampai ada anak usia dini di Kota Tasikmalaya yang kehilangan kesempatan bersekolah karena kendala biaya. Ini adalah investasi kita dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement