Ikuti Kami :

Disarankan:

Toko Cuci Gudang di Banjarsari Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp1,5 Miliar

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:44 WIB
Toko Cuci Gudang di Banjarsari Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp1,5 Miliar
Toko Cuci Gudang di Banjarsari Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp1,5 Miliar.

Sebuah toko cuci gudang seluas 160 meter persegi di Dusun Neglasari, Desa Banjarsari, Kabupaten Ciamis, ludes terbakar pada Senin (10/8/2026) dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik ini menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya dengan taksiran kerugian mencapai Rp1,5 miliar.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Kebakaran hebat melanda sebuah toko cuci gudang di Dusun Neglasari, Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Senin (10/8/2026) dini hari. Api menghanguskan seluruh bangunan berukuran 8 x 20 meter tersebut dengan perkiraan nilai kerugian mencapai Rp1,5 miliar.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, menyampaikan bahwa petugas di Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari menerima laporan musibah tersebut sekitar pukul 04.30 WIB.

Merespons laporan warga, armada pemadam kebakaran langsung meluncur ke lokasi. Hanya dalam kurun waktu tiga menit, armada pemadam telah tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 04.33 WIB.

Budi menjelaskan, objek yang dilalap si jago merah merupakan toko cuci gudang seluas 160 meter persegi milik Wawa Watini Tahlan (62). Seluruh bagian bangunan dilaporkan hangus tak bersisa.

"Untuk luas bangunan yang terbakar sekitar 8 x 20 meter persegi. Kerugian ditaksir kurang lebih Rp1,5 miliar," ujar Budi saat memberikan keterangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, peristiwa memilukan ini diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting). Kobaran api yang cepat membesar membuat pemilik toko segera meminta bantuan darurat kepada petugas damkar.

"Awal mula api diketahui oleh pemilik ruko dari hubungan arus pendek listrik. Karena api langsung membesar kemudian melapor ke Petugas Pos WMK Banjarsari," ungkap Budi.

Guna menaklukkan kobaran api, sebanyak 21 personel dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman mengerahkan enam unit armada, yang terdiri dari lima unit mobil pancar dan satu unit kendaraan tangki suplai air.

Petugas gabungan bekerja cepat menyiram titik api. Setelah kobaran utama berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan serta observasi menyeluruh guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Penanganan musibah ini melibatkan kolaborasi lintas unsur, meliputi Damkar Pos WMK Banjarsari, Pemadam Kota Banjar, BPBD, Polsek Banjarsari, Koramil Banjarsari, Pemerintah Kecamatan Banjarsari, perangkat desa setempat, Tagana, RCS, MDMC, RAPI, BAZNAS, hingga Karang Taruna Banjarsari. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Setelkah lokasi dinyatakan benar-benar aman sekitar pukul 07.00 WIB, seluruh personel ditarik kembali ke Pos WMK Banjarsari.

Atas musibah ini, Budi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik. Pemeriksaan kelayakan kabel dan peralatan elektronik secara berkala sangat krusial untuk mencegah musibah serupa. Di sela-sela penanganan, petugas juga menyebarkan sosialisasi nomor layanan darurat pemadam kebakaran kepada warga sekitar.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement