Ikuti Kami :

Disarankan:

Ular Kobra Jawa Masuk Permukiman Warga di Pamarican Ciamis, Petugas Evakuasi dengan Aman

Selasa, 20 Januari 2026 | 14:19 WIB
Ular Kobra Jawa Masuk Permukiman Warga di Pamarican Ciamis, Petugas Evakuasi dengan Aman
Ular Kobra Jawa Masuk Permukiman Warga di Pamarican Ciamis, Petugas Evakuasi dengan Aman.

Warga Dusun Tamansari, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, sempat dibuat panik setelah seekor ular kobra jawa dengan nama latin Naja sputatrix ditemukan bersembunyi di area belakang rumah warga, Senin (19/1/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Warga Dusun Tamansari, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, sempat dibuat panik setelah seekor ular kobra jawa dengan nama latin Naja sputatrix ditemukan bersembunyi di area belakang rumah warga, Senin (19/1/2026).

Ular berbisa dengan panjang sekitar satu meter itu berada tepat di bawah toren air, lokasi yang kerap dilalui penghuni rumah.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis Budi Rahmat mengungkapkan bahwa Pemilik rumah, Ati Nurhayati (44), mengaku terkejut saat hendak menuju dapur sekitar pukul 13.00 WIB. Ia melihat seekor ular berada di bawah toren air yang berada di bagian belakang rumahnya.

“Saat mau ke dapur, Ati (pemilik rumah) kaget melihat ada ular di bawah toren. Karena takut membahayakan keluarga, Ati langsung melapor ke petugas,” ujar Budi dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas lebih dulu memastikan kondisi sekitar aman dan menjauhkan warga dari area yang berpotensi membahayakan.

Proses evakuasi dilakukan secara terukur dan penuh kehati-hatian mengingat ular kobra jawa termasuk satwa berbisa mematikan. Dua petugas, yakni Bintang Nur Alam dan Bayu Gilang Permana, ditugaskan langsung untuk menangani evakuasi, dengan dukungan petugas siaga Icep Saepul Azhar dan Uju Suparman.

Dengan menggunakan satu unit KR2 serta peralatan standar penanganan satwa liar, petugas akhirnya berhasil mengamankan ular tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

“Pada jam 14.02 WIB ular dapat dievakuasi dengan aman dan selamat. Setelah itu, petugas kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan,” kata Budi.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan Pos WMK Banjarsari dalam merespons laporan darurat masyarakat.

Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya mencegah potensi bahaya, tetapi juga memberikan rasa aman bagi warga di wilayah Kabupaten Ciamis, khususnya di daerah permukiman yang rawan kemunculan satwa liar berbahaya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement