Ikuti Kami :

Disarankan:

Unit Inafis Polres Tasikmalaya Kota Berhasil Ungkap Identitas Jenazah Korban Laka Maut Jamanis Tasikmalaya

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:34 WIB
Watermark
Unit Inafis Polres Tasikmalaya Kota Berhasil Ungkap Identitas Jenazah Korban Laka Maut Jamanis Tasikmalaya. Foto: Denden.

Polisi berhasil mengidentifikasi dua korban tewas kecelakaan Gran Max vs Truk di Jamanis Tasikmalaya (17/8/2026) bernama Nurlaelah dan Rasidi menggunakan alat MAMBIS.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Tim Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap identitas dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, yang terjadi pada Senin (17/8/2026) siang.

Sebelumnya, salah satu jenazah korban perempuan tidak membawa dokumen identitas. Petugas Identifikasi kemudian menggunakan alat pemindai sidik jari canggih Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (MAMBIS) di kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo.

Dari hasil pemindaian biometrik tersebut, korban perempuan teridentifikasi bernama Nurlaelah (50), warga Kalideres, Jakarta Barat. Sementara itu, korban tewas laki-laki bernama Rasidi (52), juga warga Kalideres, Jakarta Barat, telah teridentifikasi lebih awal melalui dokumen KTP.

Kedua jenazah merupakan penumpang minibus Daihatsu Gran Max. Saat ini, kepolisian tengah berupaya menghubungi pihak keluarga para korban.

Kronologi Kejadian: Gran Max Ringsek Masuk Kolam

Kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan minibus Daihatsu Gran Max dan truk Colt Diesel hingga membuat kedua kendaraan ringsek parah.

Berdasarkan rekaman video di lokasi kejadian, tampak truk Colt Diesel bernomor polisi LIKA LIKU terguling di tepi jalan dengan kondisi kabin hancur serta mengeluarkan kepulan asap. Sementara itu, minibus Gran Max terbalik dan terperosok ke dalam kolam warga di pinggir jalan. Sejumlah warga sekitar tampak turun ke kolam untuk mengevakuasi para korban yang terjebak di dalam mobil terendam air.

Saksi mata di lokasi kejadian, Kadar, menuturkan bahwa benturan keras sempat mengejutkan warga sebelum akhirnya menemukan posisi kedua kendaraan hancur.

"Tadi jalanan sedang lumayan kosong, tiba-tiba saya mendengar suara ledakan keras. Setelah dicek ke lokasi, ada truk ringsek di badan jalan. Ternyata lawannya (minibus Gran Max) sudah masuk ke dalam kolam di bawah," ujar Kadar di lokasi kejadian.

Kadar menambahkan, dirinya melihat ada sekitar enam orang penumpang yang berada di dalam minibus terendam air.

"Korbannya yang saya lihat ada enam orang. Kondisinya sangat memprihatinkan karena mobil terendam air. Di antaranya ada usia dewasa dan anak kecil kira-kira usia kelas 3 SD. Sebagian korban langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat," tambahnya.

Saksi lainnya, Rani, menduga kecelakaan terjadi akibat tabrakan dari arah berlawanan (adu banteng).

"Saya lagi di dalam rumah, suaranya keras sekali. Kayaknya sih adu banteng antar dua mobil," ungkap Rani.

Satu Anak Dirawat di RSUD, Lima Korban Dirujuk ke RS Hermina

Pantauan di Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya pada Senin sore, dua jenazah korban (Nurlaelah dan Rasidi) telah dievakuasi menggunakan ambulans puskesmas.

Sementara itu, satu korban selamat berjenis kelamin laki-laki yang masih berusia anak-anak saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di Ruang IGD RSUD dr. Soekardjo. Informasi lain yang dihimpun menyebutkan bahwa lima korban luka-luka lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Jajaran Satlantas dan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota masih terus melakukan olah TKP guna mengusut tuntas penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement