Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Pionir di Priangan Timur, Pemkot Tasikmalaya Luncurkan Program Tasik Pintar TK Negeri Rakyat

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Pemkot Tasikmalaya meluncurkan program Tasik Pintar TK Negeri Rakyat (3/8/2026) untuk membantu biaya sekolah 800 lebih anak PAUD tidak mampu guna mendukung Wajib Belajar 13 Tahun.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya secara resmi meluncurkan program Tasik Pintar TK Negeri Rakyat pada Senin (3/8/2026) pagi.

Peluncuran program secara simbolis dipimpin langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, bersama Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Rojab Riswan Taufik. Acara ditandai dengan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah kepada peserta didik tidak mampu di TK Negeri Pembina, Jalan Lingkar Dadaha.

Wali Kota Viman menjelaskan bahwa program Tasik Pintar TK Negeri Rakyat menyasar sebanyak 840 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah yang terdaftar dalam data desil 1 dan 2 di Kota Tasikmalaya. Program ini dirancang untuk terintegrasi dengan program Sekolah Rakyat bentukan pemerintah pusat yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA.

"TK Negeri Rakyat ini merupakan wujud integrasi dengan program Sekolah Rakyat dari Pemerintah Pusat. Ini adalah inovasi dari Kota Tasikmalaya dan menjadi pionir di kawasan Priangan Timur. Kami berharap langkah ini juga bisa menjadi percontohan di tingkat nasional," ujar Viman, Senin (3/8/2026).

Viman menekankan betapa krusialnya pendidikan anak usia dini. Menurutnya, rentang usia 0 hingga 6 tahun merupakan masa keemasan (golden age) untuk menanamkan nilai-nilai karakter, pembentukan mental, serta pemenuhan kasih sayang.

"Jika di rentang usia 0–6 tahun anak-anak tidak dibimbing dengan penuh kasih sayang dan pembentukan karakter yang tepat, bukan tidak mungkin generasi ini akan kehilangan momentum dalam menyongsong Generasi Emas 2045," tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Pemkot Tasikmalaya turut meninjau pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 di SDN Dadaha. Viman menggarisbawahi keterkaitan erat antara kualitas kesehatan dengan keberhasilan pendidikan anak.

Data Pemkot Tasikmalaya tahun 2026 mencatat persentase cakupan imunisasi anak di Kota Tasikmalaya telah melampaui angka 91 persen, meningkat dari capaian tahun 2025 yang berada di rentang 80–91 persen.

"Kota Tasikmalaya sudah meraih predikat zero dose dan terus kita galakkan agar seluruh anak tumbuh sehat. Penguatan ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari jajaran pendidikan, kesehatan, para camat, lurah, hingga seluruh elemen masyarakat," terangnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, menguraikan bahwa penentuan calon penerima bantuan dilakukan secara teliti dengan mengombinasikan data terpadu Dinas Sosial (desil 1 dan 2) serta verifikasi faktual (ground checking) oleh para kader Posyandu Istimewa.

"Para kader menyisir langsung ke lapangan untuk memastikan apakah calon penerima benar-benar layak mendapatkan bantuan. Seluruh sekolah wajib menyetorkan laporan validasi hingga 100 persen," jelas dr. Elvira.

Ia menyebutkan, ratusan anak penerima manfaat tersebut tersebar di berbagai TK se-Kota Tasikmalaya dan berhak mendapatkan bantuan pembebasan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP). Langkah ini sekaligus menyokong penuh percepatan program Wajib Belajar 13 Tahun yang dicanangkan pemerintah pusat.

Menurut Elvira, pembentukan mental, kognitif, bahasa, motorik, serta sosial-emosional di jenjang PAUD sangat krusial sebagai fondasi dasar sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar.

"Kami menyiapkan anak-anak agar saat memasuki jenjang SD mereka sudah benar-benar siap (ready), lebih mandiri, dan tidak kaget lagi. Mohon doanya, tahun depan kita menargetkan dapat memiliki bangunan TK Negeri sendiri melalui optimalisasi Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Tamansari," pungkas Elvira.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement