Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Tertimpa 40 Lembar Kaca, Pemilik Furnitur di Mangkubumi Tasikmalaya Dilarikan ke Rumah Sakit

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Hendi Andika, pemilik usaha furniture and glass di Jalan A.H. Nasution, Kelurahan Cipari, Kota Tasikmalaya, mengalami luka serius usai tertimpa tumpukan 40 lembar kaca seberat lebih dari 1 ton pada Selasa (18/8/2026) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Nasib nahas dialami Hendi Andika, pemilik perusahaan furniture and glass di Jalan A.H. Nasution, Kampung Cibanjar, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Pria tersebut harus dilarikan ke rumah sakit usai mengalami luka serius akibat tertimpa tumpukan kaca di tempat usahanya, Selasa (18/8/2026) pagi.

Insiden kecelakaan kerja tersebut terjadi sekira pukul 10.00 WIB saat korban bersama seorang karyawannya, Gungun, tengah mengangkut material kaca dari dalam gudang menuju area luar untuk dipotong.

Namun, saat proses pengangkatan berlangsung, susunan kaca yang berada di rak besi mendadak oleng dan ambruk ke arah kanan hingga menimpa korban yang berada di posisi tengah.

Saksi sekaligus karyawan korban, Gungun, menuturkan bahwa tumpukan kaca yang berada di rak besi tersebut tidak seimbang saat dipindahkan.

"Lagi ngangkat sama korban. Posisi kaca di sebelah kiri masih penuh banyak, sementara yang sebelah kanan tinggal sedikit. Saya kira tidak apa-apa. Pas diangkat, korban posisinya masih di tengah dan saya di depan," ujar Gungun di lokasi kejadian, Selasa (18/8/2026).

Gungun menjelaskan, total kaca yang rencananya akan dipotong mencapai puluhan lembar dengan bobot yang sangat berat.

"Kurang lebih ada 40 lembar kaca dengan ketebalan 5 milimeter. Satu lembar itu beratnya sekitar 30 kilogram," ungkapnya.

Usai kejadian, korban langsung dievakuasi warga dan karyawan ke RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

"Luka dari leher ke bawah kelihatannya cukup serius. Namun alhamdulillah, saat dievakuasi korban masih dalam kondisi sadar," tambah Gungun.

Menerima laporan kejadian tersebut, Tim Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Pamapta, beserta personel Polsek Mangkubumi langsung mendatangi lokasi untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

Hingga berita ini diturunkan, area tempat kejadian telah dipasangi garis polisi (police line), sementara kepolisian masih mendalami penyebab pasti ambruknya rak penopang kaca tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement