Ikuti Kami :

Disarankan:

Viman Temui Wamen Ekraf, Pemkot Tasikmalaya Perkuat Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif

Selasa, 28 Juli 2026 | 12:51 WIB
Viman Temui Wamen Ekraf, Pemkot Tasikmalaya Perkuat Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif
Viman Temui Wamen Ekraf, Pemkot Tasikmalaya Perkuat Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif. Foto: Istimewa

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan bertemu Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar di Jakarta untuk membahas penguatan ekosistem ekonomi kreatif daerah.

JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mendorong sektor ekonomi kreatif (ekraf) sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan antara Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, dengan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Kota Tasikmalaya agar lebih kompetitif dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian masyarakat.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari pemetaan subsektor ekonomi kreatif unggulan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan dan ruang kreatif, hingga perluasan akses promosi serta pasar bagi para pelaku usaha kreatif.

Viman menilai Kota Tasikmalaya memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif di Jawa Barat. Berbagai subsektor seperti kriya, bordir, batik, fesyen, kuliner, seni pertunjukan, hingga industri konten kreatif dinilai memiliki kekuatan yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, potensi tersebut harus dikelola secara terintegrasi agar mampu menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi dan meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat regional maupun nasional.

“Ekonomi kreatif tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan pameran atau event semata. Yang harus dibangun adalah ekosistem yang mampu menghubungkan kreativitas masyarakat dengan pelatihan, teknologi, pembiayaan, promosi, perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga akses pasar yang lebih luas,” ujar Viman.

Ia menegaskan, penguatan sektor ekonomi kreatif juga menjadi salah satu strategi untuk membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat identitas dan keunggulan daerah berbasis potensi lokal.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas kreatif, lembaga pembiayaan, hingga media dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif di Tasikmalaya.

Viman mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi para pelaku ekonomi kreatif saat ini tidak hanya berkaitan dengan kualitas produk. Masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperkuat, seperti desain produk, standardisasi, kemasan, pemasaran digital, legalitas usaha, perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI), hingga keberlanjutan produksi.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Pemkot Tasikmalaya akan melakukan pemetaan yang lebih komprehensif terhadap potensi, kebutuhan, dan kendala yang dihadapi para pelaku ekonomi kreatif. Hasil pemetaan itu nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program pengembangan bersama Kementerian Ekonomi Kreatif.

Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang tertuang dalam Program Tasik Pelak pada RPJMD Kota Tasikmalaya 2025–2029. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat sektor UMKM, pariwisata, industri kreatif, serta meningkatkan investasi yang berbasis pada potensi unggulan daerah.

Viman optimistis, dengan dukungan pemerintah pusat dan penguatan ekosistem yang tepat, karya-karya kreatif masyarakat Tasikmalaya akan semakin dikenal luas dan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.

“Ketika talenta lokal mendapatkan pendampingan, teknologi, jejaring, dan akses pasar yang memadai, maka produk dan karya kreatif masyarakat Kota Tasikmalaya akan berkembang lebih kuat, memiliki daya saing tinggi, dan memberikan manfaat ekonomi yang kembali kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement