TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya konten promosi penginapan yang viral di media sosial dan menuai perhatian masyarakat.
Konten tersebut diunggah oleh akun media sosial @bersamapacar dengan narasi promosi bertajuk 'Penginapan Bareng Pacar Tasikmalaya'. Dalam unggahannya, akun tersebut mencantumkan sejumlah informasi yang mengundang reaksi publik, seperti klaim bisa membawa siapa saja, syarat check-in cukup satu KTP, hingga bebas jam check-in.
Menanggapi viralnya informasi tersebut, Disporabudpar Kota Tasikmalaya langsung melakukan pengecekan lapangan guna memastikan kebenaran informasi sekaligus menelusuri apakah operasional penginapan tersebut telah sesuai dengan ketentuan dan perizinan yang berlaku.
Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana, mengatakan pihaknya segera menerjunkan tim setelah menerima informasi yang beredar luas di media sosial.
"Kami langsung melakukan pengecekan setelah mendapatkan informasi tersebut. Tim sudah turun ke lokasi untuk melakukan verifikasi dan memastikan fakta yang sebenarnya," ujar Deddy Mulyana, Rabu (29/7/2026).
Hasil Pengecekan: Konten Bukan Dibuat Pemilik Penginapan
Dari hasil penelusuran awal, Disporabudpar menemukan bahwa akun yang mengunggah promosi tersebut bukan merupakan akun resmi milik pengelola maupun pemilik penginapan yang bersangkutan.
Menurut Deddy, pihak pengelola penginapan juga mengaku tidak terlibat dalam pembuatan maupun penyebaran konten viral tersebut.
"Hasil pengecekan sementara menunjukkan bahwa konten itu tidak dibuat oleh pemilik tempat. Karena itu, pihak pengelola akan melakukan klarifikasi kepada dinas terkait untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya," katanya.
Pihak pengelola juga disebut akan berkoordinasi dengan instansi teknis guna memberikan penjelasan secara terbuka terkait informasi yang berkembang di masyarakat.
Satpol PP Ikut Lakukan Verifikasi
Selain Disporabudpar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya juga telah melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan tidak ada pelanggaran terhadap aturan maupun ketentuan yang berlaku.
Langkah cepat yang dilakukan pemerintah daerah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban serta memberikan kepastian informasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman akibat informasi yang belum terverifikasi.
Pentingnya Verifikasi Informasi di Era Digital
Kasus ini menjadi pengingat bahwa informasi yang beredar di media sosial perlu diverifikasi terlebih dahulu sebelum dianggap sebagai fakta. Terlebih jika menyangkut promosi usaha, reputasi pelaku usaha, maupun kepentingan publik.
Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga iklim usaha pariwisata yang sehat, sekaligus memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan kegiatan sesuai aturan yang berlaku.
Hingga saat ini, proses klarifikasi dan pendalaman terkait unggahan viral tersebut masih terus dilakukan oleh pihak terkait.