Prakiraan Cuaca Kabupaten Ciamis Hari Ini, Sabtu 22 Agustus 2026
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.
Disarankan:
Sebanyak 118 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Lakbok resmi diwisuda dalam Sidang Senat Terbuka Program Sarjana (S1) yang digelar di Kampus II STIT Lakbok, Desa Sidamulya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Rabu (20/5/2026).
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Sebanyak 118 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Lakbok resmi diwisuda dalam Sidang Senat Terbuka Program Sarjana (S1) yang digelar di Kampus II STIT Lakbok, Desa Sidamulya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Rabu (20/5/2026).
Wisuda yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ciamis, tokoh pendidikan, serta keluarga wisudawan.
Sebanyak 118 lulusan tersebut berasal dari dua program studi, yakni Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Ketua Pembina Yayasan STIT Lakbok, Ogi Lesmana, mengaku bersyukur atas wisuda kali ini yang mendapat kehormatan dengan kehadiran Wakil Menteri Koperasi. Ia berharap momen wisuda tersebut menjadi awal bagi STIT Lakbok untuk berkembang menjadi lembaga pendidikan tinggi keagamaan yang terkemuka di Ciamis.
“Berkah, acara ini bisa dihadiri oleh Bu Wamen. Semoga ke depan kami menjadi tonggak utama penyebaran sekolah tinggi ilmu tarbiyah di wilayah Kabupaten Ciamis,” ujar Ogi Lesmana.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi alam Kabupaten Ciamis. Namun menurutnya, kekayaan sumber daya alam harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan tinggi.
“Saking bahagianya saya sampai ke sini, alamnya Ciamis ini luar biasa. Kekayaan SDA ini harus diimbangi oleh SDM-nya. Maka dari itu harus banyak sekolah tinggi, itulah pentingnya pendidikan,” kata Farida.
Farida menegaskan, kampus bukan sekadar tempat memperoleh gelar akademik, melainkan ruang pembentukan karakter dan kemampuan sebelum terjun ke tengah masyarakat. Ia berharap para lulusan mampu menciptakan manfaat dan membuka peluang kerja, bukan justru menjadi beban baru pemerintah daerah.
“Kampus itu tempat berproses, pintu sebagai jembatan. Keluar dari kampus masuk ke masyarakat untuk memberikan manfaat bagi dirinya, keluarganya, dan masyarakat. Agar wisuda saat ini tidak menjadi pengangguran baru, tidak menjadi beban baru bagi Pemkab Ciamis, karena sudah dibekali ilmu” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan keluarga yang telah berjuang mendukung pendidikan hingga tuntas.
Menurutnya, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi bukti perjuangan panjang mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi. Ia juga menilai STIT Lakbok memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang unggul secara akademik sekaligus kuat dalam nilai-nilai moral dan keislaman.
“Tantangan zaman saat ini semakin kompleks. Generasi muda harus mampu berpikir kritis, adaptif, kreatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai agama serta budaya bangsa,” ujar Andang.
Ia berharap para lulusan STIT Lakbok mampu menjadi pribadi yang bermanfaat dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Jadilah generasi penerus yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga kepedulian, sikap jujur, tanggung jawab, serta akhlak yang baik,” katanya.
Di akhir sambutannya, Andang mengajak seluruh civitas akademika STIT Lakbok terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat inovasi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak demi menciptakan SDM Ciamis yang unggul dan berdaya saing.
“Jangan pernah berhenti bermimpi dan jangan takut menghadapi tantangan. Teruslah melangkah dengan keyakinan, karena masa depan ditentukan oleh siapa kita hari ini, tetapi sejauh mana kita mau terus belajar dan berjuang,” tuturnya.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan program ini merupakan prioritas pemerintah daerah dan mendorong masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong serta swadaya dalam proses pembangunan.