Ikuti Kami :

Disarankan:

Warga dan Pengguna Jalan Panik, Api Mengamuk di Pondok Inabah 5 Suryalaya Panumbangan Ciamis

Jumat, 29 Mei 2026 | 17:11 WIB
Watermark
Warga dan Pengguna Jalan Panik, Api Mengamuk di Pondok Inabah 5 Suryalaya Panumbangan Ciamis.

Kepanikan hebat melanda warga dan para pengguna jalan yang melintas di jalur utama Desa Sindangherang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jumat (29/5/2026) sore. Hal ini dipicu oleh kobaran api yang mendadak membesar dan membakar habis lantai dua gedung Pondok Remaja Inabah 5 Putra.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Kepanikan hebat melanda warga dan para pengguna jalan yang melintas di jalur utama Desa Sindangherang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jumat (29/5/2026) sore. Hal ini dipicu oleh kobaran api yang mendadak membesar dan membakar habis lantai dua gedung Pondok Remaja Inabah 5 Putra.

Berdasarkan rekaman visual di tempat kejadian, posisi bangunan yang berada tepat di sisi jalan raya membuat insiden ini langsung memicu histeria massal. Asap hitam pekat yang membubung tinggi disertai jilatan api dari bagian atap membuat para pengendara sepeda motor dan mobil mendadak memperlambat laju kendaraan mereka hingga memicu kemacetan. Sejumlah warga sekitar juga berlarian keluar rumah karena khawatir amukan api akan merembet ke area permukiman padat yang berdampingan langsung dengan pondok tersebut.

Fasilitas yang terbakar ini merupakan asrama pembinaan spiritual dan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba serta kenakalan remaja. Lembaga ini beroperasi di bawah naungan metode Inabah yang merupakan bagian integral dari Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya.

Di tengah situasi yang mencekam dan dipenuhi riuh kepanikan warga di jalan raya, proses evakuasi internal di dalam pondok langsung dilakukan secara kilat. Petugas pengelola dan para santri binaan bergegas menyelamatkan diri keluar dari kepungan asap.

Perwakilan keluarga besar Pondok Pesantren Suryalaya sekaligus pihak pengelola, Dr. Riad Jamil, S.Pd., M.M., membenarkan situasi darurat tersebut di tengah upayanya menyelamatkan seluruh penghuni gedung.

"Masih evakuasi keluarga saya sama santri binaan. Alhamdulillah selamat semua," ungkap Dr. Riad Jamil dengan singkat saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Jumat (29/5/2026) sore.

Banyaknya pengguna jalan yang berhenti karena syok dan ingin melihat langsung insiden tersebut membuat jalur di sekitar lokasi sempat tersendat. Beberapa warga setempat bersama pengendara yang melintas berinisiatif bahu-membahu mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tetap bisa bergerak menjauh dari perimeter bahaya.

Satu unit kendaraan taktis petugas juga sudah disiagakan di area depan gerbang pondok untuk mengamankan situasi dan mengantisipasi dampak buruk lebih lanjut. Hingga saat ini, penyebab utama terjadinya korsleting atau pemicu kebakaran lain yang melanda lantai atas gedung asrama tersebut masih menunggu penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement