Ikuti Kami :

Disarankan:

3 Orang Diamankan Polisi dalam Kasus Ledakan di Dadaha Tasikmalaya

Minggu, 12 Juli 2026 | 17:18 WIB
Watermark
3 Orang Diamankan Polisi dalam Kasus Ledakan di Dadaha Tasikmalaya. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Hingga Minggu (12/7/2026), polisi telah mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut. Meski sempat menggegerkan warga, Kapolres memastikan tidak ada korban jiwa dan situasi di kawasan Dadaha tetap kondusif.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Polres Tasikmalaya Kota masih terus mendalami penyebab ledakan yang terjadi di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/7/2026) malam.

Hingga saat ini, polisi telah mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto mengatakan, pihaknya menerima laporan dari UPTD Dadaha sekitar pukul 23.00 WIB terkait adanya permasalahan yang berujung pada ledakan di kawasan olahraga tersebut.

"Pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB kami menerima laporan pengaduan dari UPTD Dadaha bahwa telah terjadi suatu permasalahan yang mengakibatkan adanya ledakan," ujar AKBP Andi Purwanto kepada wartawan, Minggu (12/7/2026).

Polisi Lakukan Olah TKP Bersama Brimob

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polres Tasikmalaya Kota langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan tindakan kepolisian dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Karena insiden tersebut berkaitan dengan ledakan, proses olah TKP juga melibatkan personel Brimob guna memastikan keamanan lokasi sekaligus membantu proses penyelidikan.

"Sejak tadi malam kami melaksanakan tindakan pertama di tempat kejadian perkara dan olah TKP dengan didampingi rekan-rekan dari Brimob karena berkaitan dengan adanya ledakan," jelasnya.

Menurut Kapolres, hingga saat ini tim penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dan barang bukti guna mengungkap secara utuh kronologi maupun penyebab pasti ledakan tersebut.

Tiga Orang Dimintai Keterangan

Dalam proses penyelidikan yang sedang berjalan, polisi telah mengamankan tiga orang yang diduga mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan peristiwa yang terjadi di kawasan Dadaha.

Ketiganya saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk memberikan keterangan kepada penyidik.

"Untuk sementara, terakhir tadi pagi kami mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan terkait seputar peristiwa yang sudah terjadi," kata AKBP Andi Purwanto.

Ia menegaskan bahwa seluruh informasi yang diperoleh dari pemeriksaan saksi maupun pihak-pihak terkait akan dianalisis dan dikolaborasikan dengan hasil penyelidikan lainnya sebelum dilakukan gelar perkara.

"Nanti hasil penyelidikan berdasarkan keterangan yang bersangkutan akan kami kolaborasikan dan kami gelarkan untuk menentukan langkah selanjutnya," ujarnya.

Tidak Ada Korban Jiwa

Meski sempat mengundang perhatian masyarakat dan memicu kepanikan di sekitar lokasi, Kapolres memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ledakan tersebut.

"Alhamdulillah sampai saat ini situasi masih kondusif dan tidak ada korban," tegasnya.

Polisi juga terus melakukan pengamanan dan pemantauan di sekitar kawasan Dadaha untuk memastikan kondisi tetap aman serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya.

Kapolres Imbau Warga Jaga Kondusivitas

Di akhir keterangannya, AKBP Andi Purwanto mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta mengedepankan komunikasi yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia berharap seluruh warga dapat saling memahami dan menghormati satu sama lain agar situasi kamtibmas di Kota Tasikmalaya tetap terjaga.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Mari saling mengerti dan saling memahami satu sama lain sehingga kehidupan bermasyarakat dapat berjalan dengan aman dan kondusif," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Tasikmalaya Kota masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan yang terjadi di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement