TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Penyelidikan kasus ledakan yang menggegerkan kawasan Kompleks Olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya, mulai mengarah pada temuan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan sumber ledakan.
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat kepolisian mengamankan berbagai material yang diduga menjadi komponen penyusun bahan peledak.
Temuan tersebut kini menjadi fokus utama penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan yang terjadi pada Sabtu (11/7/2026) malam.
Ledakan yang terjadi di kawasan publik tersebut sempat memicu kepanikan warga dan para pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sekitar lokasi.
Tak lama setelah kejadian, petugas gabungan dari Polres Tasikmalaya Kota langsung melakukan sterilisasi area dan memasang pengamanan ketat.
Sejumlah Material Diamankan Polisi
Berdasarkan hasil olah TKP awal, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga memiliki keterkaitan dengan ledakan tersebut. Barang bukti yang ditemukan di lokasi antara lain:
* Pupuk jenis KCL
* Belerang
* Bubuk aluminium
* Baterai
* Rangkaian kabel
* Remote atau alat pengontrol
* Material aluminium yang diduga digunakan sebagai antena
Temuan material tersebut langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut dan pemeriksaan laboratorium forensik. Polisi juga berupaya memastikan fungsi masing-masing barang serta keterkaitannya dengan sumber ledakan yang terjadi di kawasan Dadaha.
Berawal dari Keributan Antar Pedagang
Informasi yang dihimpun menyebutkan sebelum ledakan terjadi sempat muncul perselisihan di antara sejumlah pedagang yang beraktivitas di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha.
Keributan tersebut kemudian menarik perhatian pedagang lain dan warga sekitar yang berusaha melerai. Namun situasi berubah ketika tiba-tiba terdengar dentuman keras yang membuat suasana menjadi panik.
Warga dan pedagang yang berada di sekitar lokasi berhamburan menjauh setelah mendengar suara ledakan tersebut.
Polisi Periksa Saksi dan Dalami Asal-usul Material
Selain mengamankan barang bukti, penyidik juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian, termasuk petugas keamanan kawasan olahraga Dadaha.
Penyelidikan kini difokuskan pada asal-usul material yang ditemukan serta kemungkinan rangkaian peristiwa yang menyebabkan ledakan terjadi.
Polisi juga masih mendalami apakah barang-barang yang diamankan dirakit secara sengaja atau memiliki fungsi lain sebelum insiden berlangsung.
Sementara itu, pengamanan di sekitar lokasi masih dilakukan guna memastikan situasi tetap kondusif dan mendukung proses penyelidikan yang sedang berjalan.
Kasus ini juga mendapat perhatian khusus setelah tim gabungan, termasuk Densus 88 Antiteror Polri dan Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat, turut melakukan pendalaman terhadap temuan barang bukti di lokasi kejadian.