Ikuti Kami :

Disarankan:

Polisi Intensifkan Penyelidikan Kasus Ledakan di Dadaha Tasikmalaya

Minggu, 12 Juli 2026 | 17:38 WIB
Watermark
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Polres Tasikmalaya Kota masih menyelidiki insiden ledakan yang terjadi di Kompleks Olahraga Dadaha pada Sabtu malam (11/7/2026). Kasus tersebut diduga berawal dari perselisihan antar pedagang kaki lima.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait insiden ledakan yang terjadi di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/7/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Peristiwa yang sempat menggegerkan para pedagang kaki lima (PKL) dan warga sekitar tersebut diduga berawal dari perselisihan yang terjadi di lokasi kejadian. Meski demikian, polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan penyebab pasti ledakan.

Sesaat setelah menerima laporan, jajaran Polres Tasikmalaya Kota bersama Polsek Cihideung langsung mendatangi lokasi guna melakukan pengamanan dan langkah-langkah kepolisian awal.

Keesokan harinya, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi di area yang diduga menjadi titik ledakan.

Densus 88 dan Brimob Turut Dilibatkan

Penanganan kasus tersebut juga melibatkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dan Satbrimob Polda Jawa Barat. Pada Minggu (12/7/2026), tim gabungan diketahui melakukan serangkaian penyelidikan lanjutan, termasuk pemeriksaan di salah satu rumah warga di wilayah Kecamatan Cihideung yang diduga berkaitan dengan temuan material dari lokasi kejadian.

Selain itu, petugas kembali melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti tambahan yang dapat mendukung proses penyelidikan.

Kehadiran tim khusus tersebut menjadi bagian dari prosedur penanganan karena insiden yang terjadi berkaitan dengan ledakan dan memerlukan pendalaman secara teknis.

Polisi Terima Laporan dari UPTD Dadaha

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari UPTD Dadaha pada Sabtu malam mengenai adanya peristiwa yang mengakibatkan ledakan di kawasan olahraga tersebut.

"Kami dari Polres Tasikmalaya Kota pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB menerima laporan dari UPTD Dadaha terkait adanya suatu permasalahan yang mengakibatkan terjadinya ledakan. Sejak malam itu juga kami langsung melakukan olah TKP bersama rekan-rekan dari Brimob," ujar AKBP Andi Purwanto kepada wartawan.

Menurutnya, hingga saat ini penyidik masih mengumpulkan berbagai informasi dan keterangan guna mengungkap secara jelas kronologi serta penyebab ledakan.

"Saat ini kami masih melaksanakan penyelidikan dan pendalaman. Hasilnya nanti akan kami sampaikan setelah seluruh proses berjalan," katanya.

Tiga Orang Diamankan untuk Dimintai Keterangan

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi telah mengamankan tiga orang yang diduga mengetahui atau berkaitan dengan peristiwa yang terjadi sebelum ledakan.

Ketiganya saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk memberikan keterangan kepada penyidik.

"Sementara tadi pagi kami mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan terkait peristiwa yang terjadi. Hasil pemeriksaan mereka nantinya akan kami kolaborasikan dengan hasil penyelidikan lainnya," jelas Kapolres.

Meski sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi kejadian, AKBP Andi Purwanto memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Tasikmalaya tetap kondusif pasca-kejadian.

"Alhamdulillah situasi masih kondusif dan tidak ada korban jiwa," tegasnya.

Kapolres turut mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mari saling memahami dan menghargai satu sama lain agar kehidupan bermasyarakat tetap aman dan harmonis," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement