Ikuti Kami :

Disarankan:

Alih Status Jadi Institut, IAIC Ciamis Buka Matrikulasi Pascasarjana S2 di PP Al-Khoeriyah Tasikmalaya

Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:37 WIB
Alih Status Jadi Institut, IAIC Ciamis Buka Matrikulasi Pascasarjana S2 di PP Al-Khoeriyah Tasikmalaya
Alih Status Jadi Institut, IAIC Ciamis Buka Matrikulasi Pascasarjana S2 di PP Al-Khoeriyah Tasikmalaya. Foto: Denden.

Program Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Institut Agama Islam Ciamis (IAIC), yang baru saja resmi beralih status dari STAI Al-Ma'arif Ciamis, menggelar kegiatan matrikulasi mahasiswa baru kelas khusus di Pondok Pesantren Al-Khoeriyah Bantar, Kota Tasikmalaya, Sabtu (27/6/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Program Pascasarjana Magister (S2) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Institut Agama Islam Ciamis (IAIC), yang sebelumnya dikenal sebagai STAI Al-Ma'arif Ciamis, resmi membuka kegiatan matrikulasi bagi mahasiswa baru. Agenda akademik kelas khusus ini dilaksanakan di Kompleks Pondok Pesantren Al-Khoeriyah Bantar, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (27/6/2026) pagi.

Mengusung tema “Menuntut Ilmu, Menguatkan Iman, Membangun Peradaban”, matrikulasi ini menjadi langkah awal penyamaan persepsi keilmuan sebelum perkuliahan reguler dimulai. Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh jajaran civitas akademika, Ketua Yayasan Al-Khoeriyah Bantar H. Nurul Awalin, S.Ag., M.Si., serta tamu kehormatan Ketua Fraksi Partai Golkar dprd Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Yod Mintaraga, M.PA.

Direktur Pascasarjana IAIC Ciamis, Dr. Riad Jamil, S.Pd.I., M.M., menjelaskan bahwa matrikulasi ini bertepatan dengan momentum bersejarah perubahan status institusi kampusnya.

"Hari ini adalah pembukaan program matrikulasi pascasarjana MPI. Mulai bulan ini, STAI Al-Ma'arif Ciamis telah resmi beralih status secara kelembagaan menjadi Institut Agama Islam Ciamis atau IAIC," ungkap Dr. Riad Jamil di lokasi kegiatan.

Lebih lanjut, Riad membeberkan target jangka panjang institusinya untuk terus melakukan ekspansi mutu dan kelembagaan tinggi di wilayah Priangan Timur.

"Perubahan status ini menjadi motivasi besar bagi kami. Insyaallah, pada tahun 2027 mendatang kami sudah diberikan isyarat untuk melakukan lompatan perubahan kedua, yaitu bertransformasi menuju Universitas Agama Islam Ciamis," tambahnya optimis.

Pada tahun akademik ini, program matrikulasi diikuti oleh 16 calon mahasiswa magister dari kelas kerja sama PP Al-Khoeriyah Tasikmalaya, serta sekitar 45 calon mahasiswa magister di kampus utama Ciamis. Mayoritas peserta merupakan para guru madrasah (MI, MTs, MA) serta tenaga pendidik yang dijaring melalui kerja sama strategis dengan Forum Silaturahmi Kepala Madrasah Aliyah Swasta se-Jawa Barat di tiga wilayah, yakni Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis.

Terkait pemilihan lokasi di PP Al-Khoeriyah Bantar, Riad menegaskan bahwa pesantren ini memiliki basis sejarah dan ekosistem pendidikan Islam yang kuat dan lengkap, mulai dari jenjang MI hingga Aliyah. Kedekatan ini menjadi poin strategis karena IAIC juga menargetkan pembukaan program S1 PGMI dan PGSD guna menunjang lulusan magister yang profesional di bidang manajemen pendidikan.

Materi matrikulasi dirancang secara komprehensif selama dua hari (27–28 Juni 2026) melibatkan para pakar dan guru besar sebagai pemateri. Pada hari pertama, Guru Besar Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Prof. Dr. Wahidin, M.Pd., mengulas seputar "Dasar-Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia dan Kurikulum di Lembaga Pendidikan Islam". Materi kemudian dilanjutkan oleh Dr. H. Nurwahdan, M.Pd. mengenai pengantar ilmu dan fungsi manajemen (POAC), serta Dr. Nurdin, S.E., M.Pd. yang membedah metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif.

Sementara untuk agenda hari kedua, Minggu (28/6/2026), mahasiswa akan dibekali materi "Studi Keislaman Interdisipliner" oleh Prof. Dr. H. Suherli, M.Pd., "Fondasi Pendidikan" oleh Prof. Dr. H. Dadi, M.Si., serta pengenalan "Kurikulum Pascasarjana S2" oleh internal direktur pascasarjana.

Acara pembukaan diakhiri dengan prosesi penyerahan dan penyematan simbolis tanda peserta matrikulasi kepada perwakilan mahasiswa yang disaksikan langsung oleh H. Yod Mintaraga dan para tokoh pembina yayasan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement