Ikuti Kami :

Disarankan:

Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Ciamis Bagikan Helm Gratis dan Tekankan Edukasi Keselamatan pengendara

Senin, 02 November 2026 | 13:56 WIB
Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Ciamis Bagikan Helm Gratis dan Tekankan Edukasi Keselamatan pengendara
Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Ciamis Bagikan Helm Gratis dan Tekankan Edukasi Keselamatan pengendara. Foto: Febrian Libelvalen.

Polres Ciamis bagikan helm gratis kepada pengendara motor saat gatur pagi dalam rangkaian Operasi Patuh Lodaya 2026, Senin (2/11/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Kepolisian Resor (Polres) Ciamis membagikan sejumlah helm secara gratis kepada pengendara sepeda motor saat menggelar aksi pengaturan arus lalu lintas pagi. Kegiatan edukatif tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 guna menggenjot kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Dalam penertiban simpatik tersebut, petugas kepolisian menyerahkan helm baru kepada pengendara yang kedapatan tidak menggunakan pelindung kepala. Pembagian helm menyasar pengendara dewasa maupun anak-anak sekolah yang melintas di sejumlah titik krusial pengaturan lalu lintas pada jam padat pagi hari.

Kapolres Ciamis, AKBP Eko Iskandar, menyampaikan bahwa kehadiran jajaran kepolisian di jalan merupakan bentuk penjabaran dari program prioritas Kapolri dalam menghadirkan ruang publik yang aman dan tertib.

"Tadi pagi kita melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas pagi. Ini merupakan salah satu program prioritas Bapak Kapolri, yaitu menciptakan ruang publik yang aman," kata AKBP Eko Iskandar usai kegiatan pengamanan, Senin (2/11/2026).

AKBP Eko menerangkan bahwa pengerahan personel hingga tingkat polsek pada pagi hari ditujukan untuk memberikan kenyamanan saat mobilitas masyarakat dan pelajar sedang meningkat pesat.

Dalam penjangkauan tersebut, polisi lebih memilih pendekatan persuasif terhadap pelanggar kasatmata dengan menghadiahkan helm pelindung secara langsung. Langkah ini diharapkan mampu menyadarkan masyarakat bahwa perlengkapan keselamatan adalah kebutuhan primer saat berkendara.

Kapolres menegaskan, kebiasaan memakai helm seharusnya didasari oleh kesadaran menjaga keselamatan diri, bukan sekadar menghindari sanksi tilang petugas.

Mengenai peta kepatuhan pengendara, Eko menilai kesadaran warga di sepanjang jalur protokol dan jalan nasional wilayah Kabupaten Ciamis sudah tergolong baik. Kendati demikian, tingkat kepatuhan warga di kawasan pelosok pedesaan masih menjadi tantangan tersendiri bagi kepolisian.

"Kalau di daerah-daerah yang mungkin jalan-jalan desa, ini juga kita terus berikan edukasi. Karena memang tentunya pemahaman masyarakat ini belum paham apa fungsi helm dan manfaatnya," ujarnya.

Kedepankan Langkah Preventif dan Penindakan Selektif

Kapolres menggarisbawahi bahwa Operasi Patuh Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Ciamis lebih menitikberatkan pada tindakan preventif dan preemtif melalui edukasi masif di lapangan.

Meski mengutamakan pola pembinaan, penindakan hukum berbasis tilang tetap diberlakukan secara ketat untuk jenis pelanggaran berat yang berpotensi memicu kecelakaan fatal dan mengancam keselamatan pengguna jalan lain.

"Untuk penegakan hukum di tilangnya sendiri itu sangat minim, pada pelanggaran-pelanggaran tertentu saja yang memang potensi mengakibatkan kecelakaan yang membahayakan orang lain. Nah, ini menjadi atensi kita," kata Eko.

Melalui konsistensi pengaturan lalu lintas pagi dan pembagian helm gratis ini, Polres Ciamis menargetkan terbangunnya budaya tertib lalu lintas secara berkelanjutan serta mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin