TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya meluruskan kronologi penanganan rumah ambruk milik Nana Kustaman (74), warga Kampung Sindanghayu, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, yang belakangan menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.
Pemkot Tasikmalaya menegaskan bahwa penanganan terhadap Kakek Nana sebenarnya telah dilakukan sebelum kasus tersebut ramai diperbincangkan dan mendapat kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada Sabtu (31/10/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Kahuripan, Ruswan Fladimer Sialana, mengatakan pihak kelurahan telah mendatangi langsung lokasi tempat tinggal Nana pada Rabu (28/10/2026) pagi untuk melihat kondisi rumah sekaligus memastikan keadaan lansia tersebut.
Setelah melakukan peninjauan, pihak kelurahan langsung berkoordinasi dengan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, serta sejumlah perangkat daerah terkait untuk melaporkan kondisi Nana dan mengupayakan bantuan yang dibutuhkan.
Koordinasi tersebut kemudian mendapat respons dan tindak lanjut dari Pemkot Tasikmalaya.
Ruswan menjelaskan, sebelum persoalan tersebut menjadi perhatian publik, Nana yang terpaksa tinggal di sebuah gubuk kecil sambil merawat cucunya yang berkebutuhan khusus juga telah beberapa kali mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dan pihak Puskesmas.
Bahkan, usulan pembangunan rumah bagi Nana sebelumnya sudah diajukan. Namun, realisasinya sempat terkendala persoalan status kepemilikan lahan yang merupakan tanah wakaf, bukan tanah milik pribadi.
"Melalui koordinasi dan upaya yang dilakukan oleh lurah bersama pihak terkait, akhirnya diperoleh solusi dan izin sehingga pembangunan rumah di lokasi tersebut dapat dilaksanakan," kata Ruswan, Minggu (1/11/2026).
Sebagai tindak lanjut, pembangunan rumah untuk Nana dijadwalkan mulai Senin (2/11/2026). Sementara menunggu proses pembangunan selesai, Pemkot Tasikmalaya telah memfasilitasi rumah kontrakan agar Nana bersama keluarganya dapat menempati hunian sementara yang lebih layak.
Selain tempat tinggal sementara, pemerintah juga telah menyalurkan sejumlah bantuan kebutuhan dasar, di antaranya kasur, sembako, serta perlengkapan mandi.
Saat ini, perhatian dan bantuan dari berbagai pihak juga terus berdatangan untuk membantu meringankan beban Nana dan keluarganya.
Pemkot Tasikmalaya menyambut baik seluruh bentuk kepedulian tersebut, termasuk kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat penanganan serta pemulihan kondisi kehidupan Nana.
Pemkot menegaskan, penanganan terhadap Nana merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan, serta merespons berbagai persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama.
Dengan dimulainya pembangunan rumah tersebut, diharapkan Nana dan cucunya segera memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak untuk ditempati.