Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polres Banjar Siagakan 450 Personel Gabungan dan Bentuk Grup WhatsApp Tanggap Bencana
Polres Banjar gelar apel siaga bencana siapkan 450 personel gabungan dan bentuk grup WhatsApp tanggap bencana, Kamis (5/11/2026).
Disarankan:
Sejumlah artefak yang diduga kuat berasal dari zaman prasejarah ditemukan di kawasan Situs Rajegwesi, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat. Penemuan ini membuka peluang adanya jejak peradaban kuno di wilayah perbatasan Priangan Timur.
BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Sejumlah artefak yang diduga kuat berasal dari zaman prasejarah ditemukan di kawasan Situs Rajegwesi, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat. Penemuan ini membuka peluang adanya jejak peradaban kuno di wilayah perbatasan Priangan Timur.
Pemerhati budaya, Ndaru Kusumo, bersama timnya telah melakukan penelusuran selama dua pekan terakhir. Pada tiga hari pertama, pencarian belum menunjukkan hasil. Namun pada hari kelima, tim mulai menemukan sejumlah benda yang dipercaya sebagai alat kehidupan masyarakat prasejarah.
Beberapa artefak yang ditemukan di kawasan tersebut antara lain, kapak lonjong dari batu, alat berburu, alat pertanian tradisional (luku), dan alat penghalus atau asahan.
Menurut Ndaru, sebagian besar artefak ditemukan pada satu lokasi hamparan yang sama. Meski belum bisa memastikan periode waktunya, indikasi awal mengarah pada masa prasejarah sebelum masuknya abad Masehi.
“Kami tidak dapat memastikan periode artefak, karena itu harus diteliti oleh ahli arkeologi dan biologi. Kami hanya membuka potensi untuk dikaji lebih lanjut,” ujar Ndaru kepada wartawan, Selasa (18/11/2025).
Ndaru berharap penemuan tersebut tidak berhenti hanya pada pengangkatan artefak. Ia mendorong agar kawasan Rajegwesi dikembangkan sebagai wisata edukasi serta pusat penelitian sejarah dan kebudayaan. “Harapan kami, Banjar bisa menjadi laboratorium peradaban,” tuturnya.
Wali Kota Banjar, Sudarsono, menyambut baik dan menanggapi serius penemuan artefak tersebut. Ia berencana menggandeng tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sekaligus melaporkan hasil temuan kepada Kementerian Kebudayaan.
“Kami akan menjaga lokasi agar artefak tidak rusak dan segera melapor ke kementerian untuk penelitian lebih lanjut,” ujarnya.
Polres Banjar gelar apel siaga bencana siapkan 450 personel gabungan dan bentuk grup WhatsApp tanggap bencana, Kamis (5/11/2026).
Dishub Kota Banjar tangani kerusakan lampu merah di Jalan Jenderal Polisi Hoegeng yang padam dua hari akibat korsleting jaringan kabel, Rabu (4/11/2026).
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kota Banjar dan sekitarnya.