Ikuti Kami :

Disarankan:

Balita 2 Tahun Tewas Tersambar KA Serayu di Banjar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:41 WIB
Balita 2 Tahun Tewas Tersambar KA Serayu di Banjar
Balita 2 Tahun Tewas Tersambar KA Serayu di Banjar. Foto: Istimewa

Seorang balita berusia dua tahun bernama Akila Sopiatul Milah meninggal dunia setelah tersambar KA Serayu relasi Bandung–Purwokerto di perlintasan rel kawasan Lingkungan Pintusing, Kelurahan Banjar, Kota Banjar, Selasa (29/9/2026).

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Peristiwa tragis terjadi di Kota Banjar. Seorang balita berusia dua tahun meninggal dunia setelah tersambar Kereta Api Serayu di perlintasan rel kawasan Lingkungan Pintusing, RT 02/RW 17, Kelurahan Banjar, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban diketahui bernama Akila Sopiatul Milah. Saat kejadian, korban diduga hendak menyeberangi jalur rel bersama kakaknya menuju kawasan Taman Lansia yang berada tidak jauh dari lokasi.

Kapolsek Banjar Polres Banjar, AKP Yudy Ristiyanto, mengatakan peristiwa bermula ketika korban mengikuti kakaknya yang lebih dahulu menyeberangi rel kereta api.

Menurutnya, sang kakak berhasil menyeberang, sementara korban yang masih berusia dua tahun tertinggal di jalur rel. Pada saat bersamaan, Kereta Api Serayu relasi Bandung–Purwokerto melintas.

“Ini barusan ada kejadian, ada anak kecil usia 2 tahun ikut kakaknya mau nyebrang rel kereta. Jadi, kalau kakaknya sudah nyebrang, adiknya yang masih kecil ketinggalan keburu ada kereta,” ujar AKP Yudy saat dikonfirmasi.

Kereta api yang melintas kemudian menyambar korban hingga terpental sekitar delapan meter dari titik kejadian.

Lokasi kejadian berada di dekat kawasan Taman Lansia yang kerap menjadi tempat warga, termasuk anak-anak, beraktivitas dan bermain pada sore hari.

Usai kejadian, korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RS Mitra Idaman untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, tim dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.

Polisi Ingatkan Bahaya Menyeberang Rel Sembarangan

Menyikapi kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar jalur kereta api, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.

Kapolsek Banjar juga mengingatkan warga untuk tidak menyeberangi jalur kereta api di lokasi yang tidak dilengkapi perlintasan resmi atau palang pintu.

“Mengingat jalur kereta api tanpa palang pintu resmi memiliki risiko bahaya yang sangat tinggi, pengawasan ketat mutlak diperlukan demi menghindari insiden serupa di kemudian hari,” imbau AKP Yudy.

Polisi berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama agar keselamatan anak-anak dapat lebih terjaga, terutama di kawasan yang berdekatan dengan jalur perlintasan kereta api.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement