TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sebuah bangunan semi permanen di area pemancingan yang berada di Jalan Cigantang, Kampung Panyarangan, Kelurahan Mangkubumi, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, hangus dilalap api pada Jumat (12/6/2026) siang.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat sebagian warga tengah melaksanakan Salat Jumat. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Bangunan yang terbakar diketahui milik Dede Trenggana dan digunakan sebagai fasilitas pendukung area pemancingan.
Penjaga lokasi pemancingan, Hasbi (25), mengatakan bahwa sebelum kejadian dirinya sempat meninggalkan lokasi untuk melaksanakan Salat Jumat. Saat itu kondisi bangunan masih dalam keadaan aman.
"Sekitar pukul 11.40 WIB saya berangkat ke masjid dan kondisi masih normal. Tidak lama kemudian ada warga yang memberi tahu bahwa bangunan di area pemancingan terbakar," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Hasbi, bagian bangunan yang terbakar meliputi ruang istirahat atau tempat tidur, mushala, serta gudang penyimpanan barang.
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun, dugaan sementara bukan berasal dari arus listrik karena aliran listrik di lokasi dalam kondisi dimatikan.
"Untuk penyebabnya belum tahu. Kalau dari listrik sepertinya tidak mungkin karena listrik di bangunan itu sedang dimatikan," katanya.
Damkar Tangani Dua Kebakaran dalam Waktu Berdekatan
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan. Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari petugas BPBD, Polsek Mangkubumi, dan personel Samapta Polres Tasikmalaya Kota.
Komandan Regu (Danru) 1 Damkar Kota Tasikmalaya, Supriatna, menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran di wilayah Mangkubumi sekitar pukul 12.00 WIB.
Namun sebelum menuju lokasi di Cigantang, petugas terlebih dahulu menangani kebakaran lain yang terjadi di wilayah Rancabango.
"Kami menerima laporan kebakaran di Rancabango terlebih dahulu, sehingga satu unit langsung bergerak ke sana. Tidak lama kemudian masuk laporan kebakaran di Cigantang, sehingga armada dan personel dibagi untuk menangani dua kejadian tersebut secara bersamaan," jelas Supriatna.
Ia menambahkan, objek yang terbakar di Mangkubumi merupakan bangunan semi permanen, sedangkan kebakaran di Rancabango terjadi pada sebuah rumah tinggal.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kedua peristiwa kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
"Untuk penyebab kebakaran baik di Mangkubumi maupun di Rancabango masih belum diketahui dan masih dalam proses pendalaman," pungkasnya.