Ikuti Kami :

Disarankan:

Bara Tungku Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Dapur Rumah di Ciamis

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:36 WIB
Bara Tungku Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Dapur Rumah di Ciamis
Bara Tungku Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Dapur Rumah di Ciamis. Foto: Istimewa

Kebakaran melanda bagian dapur rumah milik warga di Dusun Kubang Pari, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Sabtu (9/5/2026) sore.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kebakaran melanda bagian dapur rumah milik warga di Dusun Kubang Pari, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Sabtu (9/5/2026) sore. Peristiwa tersebut diduga dipicu bara api dari tungku tradisional yang menyambar kayu bakar di sekitar rumah.

Rumah yang terbakar diketahui milik Murianto (66), seorang buruh harian lepas. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menghanguskan sebagian area dapur dengan luas sekitar 3x3 meter persegi. Kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp5 juta.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di rumah.

“Warga melihat api sudah berada di bagian atap dapur rumah korban. Karena pemilik rumah sedang pergi, warga langsung berinisiatif memadamkan api menggunakan alat seadanya,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Menurut Budi, respons cepat warga berhasil mencegah api merembet ke bangunan utama rumah yang memiliki luas sekitar 10x15 meter persegi.

Ia menjelaskan, dugaan sementara sumber api berasal dari bara tungku dapur tradisional yang terbawa angin, kemudian menyambar tumpukan kayu bakar di samping rumah.

“Diduga bara api dari tungku beterbangan lalu menempel pada kayu bakar di sekitar dapur,” katanya.

Setelah menerima laporan dari warga bernama Anwar sekitar pukul 17.20 WIB, petugas Pos WMK Banjarsari langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan investigasi pascakebakaran.

Petugas melakukan observasi menyeluruh guna memastikan api benar-benar padam dan tidak ada titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Selain itu, Damkar juga melakukan pendataan kerusakan sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait layanan darurat pemadam kebakaran di Kabupaten Ciamis.

Penanganan kejadian melibatkan personel Damkar Pos WMK Banjarsari, Babinsa Desa Ciherang, perangkat desa, serta warga sekitar dengan menggunakan satu unit kendaraan pancar.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan tungku tradisional, terutama dengan memastikan bara api benar-benar padam sebelum ditinggalkan guna mencegah terjadinya kebakaran.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement