Ikuti Kami :

Disarankan:

Cegah Terjerat Pinjol dan Judi Online, OJK Tasikmalaya Bekali Pelajar dengan Kecerdasan Finansial

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:57 WIB
Cegah Terjerat Pinjol dan Judi Online, OJK Tasikmalaya Bekali Pelajar dengan Kecerdasan Finansial
Cegah Terjerat Pinjol dan Judi Online, OJK Tasikmalaya Bekali Pelajar dengan Kecerdasan Finansial. Foto: Istimewa

OJK Tasikmalaya bersama Bank bjb Tasikmalaya memberikan edukasi keuangan kepada 91 anggota Pramuka di SMPN 1 dan SMPN 2 Tasikmalaya dalam rangka Hari Pramuka 2026.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank bjb) Tasikmalaya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan kepada 91 anggota Pramuka di SMP Negeri 2 Tasikmalaya dan SMP Negeri 1 Tasikmalaya pada 13–14 Agustus 2026.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka tersebut bertujuan membekali para pelajar dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang bijak, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal yang semakin marak di era digital.

Edukasi disampaikan oleh Tim Edukasi OJK Tasikmalaya, Nur Izmi dan Fyrda Farida, melalui materi bertajuk Edukasi Keuangan: Cerdas Keuangan dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari para pelajar agar lebih mudah dipahami dan diterapkan.

Dalam kegiatan tersebut, para anggota Pramuka diperkenalkan pada peran dan fungsi OJK sebagai lembaga yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan. Selain itu, mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola keuangan sejak usia dini, termasuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran sederhana, serta membiasakan diri untuk menabung.

Menurut Nur Izmi, nilai-nilai yang diajarkan dalam kepramukaan sangat relevan dengan pengelolaan keuangan yang sehat karena sama-sama menanamkan sikap disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.

“Nilai-nilai yang kita pelajari dalam Pramuka juga dapat diterapkan dalam mengelola keuangan sehari-hari. Sejak usia sekolah, penting bagi pelajar untuk bisa membedakan kebutuhan dan keinginan, membuat anggaran, serta menyisihkan uang untuk ditabung. Kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan cerdas dalam mengambil keputusan keuangan,” ujar Nur Izmi.

Waspadai FOMO, FOPO, dan YOLO

Dalam kesempatan tersebut, OJK juga mengingatkan para pelajar mengenai berbagai perilaku konsumtif yang dapat berdampak negatif terhadap kondisi keuangan di masa depan.

Peserta diajak memahami risiko dari fenomena Fear of Missing Out (FOMO), yaitu keinginan mengikuti tren karena takut ketinggalan, Fear of People's Opinion (FOPO) atau perilaku yang terlalu mempertimbangkan penilaian orang lain, serta You Only Live Once (YOLO) yang mendorong seseorang mengutamakan kesenangan sesaat tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan.

Pelajar diimbau untuk tidak mudah mengambil keputusan finansial hanya karena mengikuti tren yang sedang viral atau demi mendapatkan pengakuan dari lingkungan sekitar.

Edukasi Pinjaman Online dan Bahaya Judi Online

Selain pengelolaan keuangan pribadi, OJK juga memberikan pemahaman mengenai perbedaan pinjaman daring (pindar) legal dan pinjaman online ilegal.

Para pelajar dikenalkan dengan ciri-ciri layanan keuangan yang legal, pentingnya memeriksa legalitas penyedia jasa keuangan, serta risiko yang dapat ditimbulkan jika menggunakan layanan pinjaman ilegal. OJK juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data pribadi agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, edukasi juga mencakup bahaya judi online (judol) yang saat ini semakin menyasar kalangan remaja melalui berbagai modus yang dikemas menyerupai permainan digital atau game online.

Peserta diberikan pemahaman mengenai istilah-istilah yang sering digunakan dalam praktik perjudian daring sehingga dapat mengenali tanda-tandanya sejak dini dan tidak mudah tergiur oleh tawaran yang menjanjikan keuntungan instan.

Mencetak Generasi Muda yang Cerdas Finansial

Melalui kegiatan edukasi ini, OJK Tasikmalaya berharap anggota Pramuka di SMPN 1 Tasikmalaya dan SMPN 2 Tasikmalaya tidak hanya memiliki karakter positif yang kuat, tetapi juga kecerdasan finansial yang mampu menjadi bekal dalam menghadapi tantangan masa depan.

Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kepada teman, keluarga, maupun lingkungan sekitar sehingga manfaat literasi keuangan dapat dirasakan lebih luas.

OJK juga mengajak generasi muda untuk selalu cerdas dalam mengelola keuangan, waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal, serta memastikan legalitas setiap produk dan layanan keuangan sebelum digunakan.

Dengan meningkatnya literasi keuangan sejak usia sekolah, generasi muda diharapkan mampu membangun masa depan yang lebih sehat secara finansial, aman dari berbagai modus keuangan ilegal, dan lebih siap menghadapi perkembangan era digital.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement