Ikuti Kami :

Disarankan:

Damkar Ciamis Evakuasi Biawak di Atap Rumah Warga

Kamis, 25 Juni 2026 | 14:58 WIB
Damkar Ciamis Evakuasi Biawak di Atap Rumah Warga
Damkar Ciamis Evakuasi Biawak di Atap Rumah Warga. Foto: Istimewa

Seekor biawak sepanjang sekitar 40 sentimeter yang bersembunyi di sela-sela atap rumah warga di Dusun Panyingkiran, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, berhasil dievakuasi petugas Damkar Ciamis, Kamis (25/6/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Petugas UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan warga. Kali ini, seekor biawak berhasil dievakuasi dari sela-sela atap rumah milik warga di Dusun Panyingkiran, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kamis (25/6/2026).

Kemunculan reptil tersebut sempat membuat penghuni rumah panik setelah terlihat menjulurkan kepalanya dari bagian atap bangunan. Pemilik rumah, Elsa Komalasari, kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkar sekitar pukul 10.49 WIB.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel begitu menerima laporan dari warga.

“Setelah menerima laporan adanya biawak di atap rumah warga, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi,” ujar Budi Rahmat.

Sesampainya di lokasi, petugas menemukan seekor biawak (Varanus salvator) dengan panjang sekitar 40 sentimeter bersembunyi di sela-sela rangka atap rumah. Posisi hewan tersebut cukup menyulitkan proses evakuasi sehingga membutuhkan penanganan yang hati-hati agar tidak membahayakan penghuni rumah maupun merusak bangunan.

Dengan memanfaatkan peralatan penyelamatan yang tersedia, petugas akhirnya berhasil mengamankan biawak tersebut dalam kondisi selamat.

“Evakuasi berjalan lancar dan hewan berhasil diamankan tanpa menimbulkan kerusakan maupun korban,” kata Budi.

Proses evakuasi berlangsung relatif singkat. Dalam waktu kurang dari 30 menit, tepatnya sekitar pukul 11.14 WIB, biawak berhasil diamankan dan situasi dinyatakan aman.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Setelah memastikan lingkungan sekitar aman dari potensi gangguan serupa, seluruh personel kembali ke markas untuk melanjutkan tugas piket dan kesiapsiagaan pelayanan kepada masyarakat.

Budi juga mengimbau warga agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan keselamatan, sehingga dapat ditangani secara cepat dan profesional.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement